Vance vs Rubio: Kabinet Trump Terpecah soal Iran?
Kabinet Presiden Amerika Serikat Donald Trump dikabarkan terpecah dalam menanggapi penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan Iran untuk mengakhiri perang.
Wakil Presiden JD Vance gencar tampil di media membela kesepakatan yang disebut Trump bisa mengakhiri perang berbulan-bulan itu.
>>> Ronald Koeman Mundur dari Kursi Pelatih Belanda
Vance menyebut perundingan telah menghasilkan "kemajuan yang baik" dan meletakkan "fondasi yang sangat kuat" untuk kesepakatan final.
Setelah MoU, AS dan Iran memiliki waktu 60 hari untuk merampungkan perjanjian permanen.
Vance yang memimpin perundingan di Swiss juga melontarkan kritik keras kepada Israel karena menentang MoU tersebut.
Ia mewanti-wanti Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan menteri Israel untuk mendukung MoU ini.
"Donald J.
Trump adalah satu-satunya kepala negara di dunia yang saat ini benar-benar berpihak kepada Israel," kata Vance kepada wartawan awal bulan ini.
"Seandainya saya berada di kabinet pemerintah Israel, saya tidak akan menyerang satu-satunya sekutu kuat yang masih saya miliki di dunia."
Vance menyindir pendekatan militer Israel yang kerap membombardir wilayah musuh hingga menyebabkan banyak korban sipil.
"Anda adalah negara dengan sembilan juta penduduk. Anda tidak bisa terus menyelesaikan setiap persoalan keamanan nasional hanya dengan membunuh," ujarnya.
Sikap Berbeda Rubio
Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio menghindari kritik terbuka terhadap Israel dan lebih memilih mengecam pemerintah Iran.
Pekan lalu, Rubio mengunjungi Timur Tengah untuk meyakinkan negara-negara Teluk yang sempat menjadi sasaran serangan Iran.
>>> Yowayowa Sensei Hindi Dub Kini Tersedia di Ani-One India
"Jalur pelayaran internasional (Selat Hormuz) bukan milik negara mana pun," kata Rubio di Bahrain pada 25 Juni lalu.
Update Terbaru
Polisi Kerahkan Pasukan Besar ke Restoran Cadillac Ranch Usai Laporan Penembakan
Kamis / 16-07-2026, 07:51 WIB
Partai Republik Kaitkan RUU Pemungutan Suara dengan Paket Belanja Departemen Luar Negeri
Kamis / 16-07-2026, 07:51 WIB
Perubahan Iklim Perparah Banjir di Afrika Barat, Ilmuwan Peringatkan
Kamis / 16-07-2026, 07:51 WIB
Makanan Ultraproses Picu Sepertiga Kasus Penyakit Jantung
Kamis / 16-07-2026, 07:50 WIB
China Kumpulkan Miliaran Dolar demi Kejar Ketertinggalan Chip AI dari AS
Kamis / 16-07-2026, 07:49 WIB
BPDP Perkuat Hilirisasi Inovasi Sawit Lewat PERISAI 2026
Kamis / 16-07-2026, 07:49 WIB
Android 17 QPR1 Beta 7 Perbaiki Bug Quick Settings di Pixel
Kamis / 16-07-2026, 07:49 WIB
Dicap Pengkhianat, Rismon Balas Roy Suryo Cs: Sekarang Mereka Hancur-hancuran!
Kamis / 16-07-2026, 07:49 WIB
YLBHI: Eks Jampidsus Febrie Layak Divonis Seumur Hidup, Lebih Berat dari Nadiem
Kamis / 16-07-2026, 07:49 WIB
Gaji Magang Nasional 2026 Capai Rp 5,9 Juta, Ini Besaran Uang Saku dan Syaratnya
Kamis / 16-07-2026, 07:49 WIB
Argentina vs Spanyol di Final Piala Dunia 2026, Perebutan Gelar pada 19 Juli
Kamis / 16-07-2026, 07:47 WIB
Katia Itzel, Wasit Wanita Meksiko Pertama di Piala Dunia 2026
Kamis / 16-07-2026, 07:47 WIB
Ramalan Zodiak 16 Juli: Cancer Wujudkan Rencana, Leo Bicara Seperlunya
Kamis / 16-07-2026, 07:47 WIB
Menjelang GTA 6, Pemain GTA Online Keluhkan Penurunan Hadiah
Kamis / 16-07-2026, 07:14 WIB







