Makanan Ultraproses Picu Sepertiga Kasus Penyakit Jantung
Mengurangi konsumsi makanan ultraproses (UPF) dapat mencegah ribuan kematian akibat penyakit kardiovaskular, menurut studi pemodelan yang dikutip para ahli.
Penelitian yang dilaporkan The Guardian ini menunjukkan bahwa junk food mungkin berkontribusi terhadap 23 hingga 37 persen kasus penyakit jantung, serta 23 hingga 38 persen kematian terkait.
>>> China Kumpulkan Miliaran Dolar demi Kejar Ketertinggalan Chip AI dari AS
UPF mencakup makanan siap saji, sereal sarapan, protein bar, minuman bersoda, dan makanan cepat saji.
Di AS dan Inggris, lebih dari setengah rata-rata diet terdiri dari makanan ini, dengan asupan mencapai 80 persen pada beberapa individu muda atau kurang mampu.
Temuan Studi dan Rekomendasi Kebijakan
Studi ini dipimpin oleh Virginie Hamel dan Jean-Claude Moubarac dari Pusat Penelitian Kesehatan Masyarakat Universitas Montreal, dengan fokus pada data diet Kanada.
Para peneliti menyatakan bahwa UPF merupakan kontributor substansial dan berpotensi dapat dicegah terhadap penyakit kardiovaskular. Mereka menekankan perlunya intervensi klinis dan kesehatan masyarakat untuk mengurangi asupan UPF.
Penulis studi berpendapat bahwa edukasi dan konseling individu tidak cukup tanpa perubahan struktural, karena UPF mendominasi lingkungan pangan saat ini.
>>> BPDP Perkuat Hilirisasi Inovasi Sawit Lewat PERISAI 2026
Mereka merekomendasikan langkah kebijakan seperti pajak makanan, pelabelan di bagian depan kemasan, pembatasan pemasaran, dan target reformulasi produk.
Temuan ini dipublikasikan di American Journal of Preventive Medicine dan dipresentasikan di Kongres Internasional Obesitas tahunan Federasi Obesitas Dunia di Meksiko.
Perspektif Ahli yang Beragam
Namun, beberapa ahli independen menunjukkan keterbatasan studi, menekankan perlunya lebih banyak riset untuk membuktikan hubungan kausal langsung.
Kevin McConway, profesor emeritus statistik terapan di Open University, menyatakan kehati-hatian mengenai ketepatan proyeksi tersebut.
>>> Android 17 QPR1 Beta 7 Perbaiki Bug Quick Settings di Pixel
"Ini adalah upaya pemodelan yang menarik, tetapi saya tidak akan terlalu percaya pada perkiraan detailnya," kata McConway.
Update Terbaru
Sulit Nonton The Odyssey Sesuai Keinginan Nolan, Ini Penjelasan CEO IMAX
Kamis / 16-07-2026, 09:16 WIB
The Odyssey Berpotensi Kalahkan Pembukaan Box Office The Dark Knight
Kamis / 16-07-2026, 09:15 WIB
Lenny Kravitz Ungkap Rahasia Tetap Bugar di Usia 62 Tahun
Kamis / 16-07-2026, 09:15 WIB
Stefon Diggs Balas Gugatan Teman yang Tuduh Dirinya Fitnah soal Ferrari
Kamis / 16-07-2026, 09:14 WIB
BPOM Siap Jadi Simpul Pengawasan Koperasi Desa Merah Putih
Kamis / 16-07-2026, 09:14 WIB
Argentina Terancam Sanksi FIFA Usai Pamer Poster 'Las Malvinas'
Kamis / 16-07-2026, 09:14 WIB
Kisah Yamal Dimandikan Messi Kembali Viral Jelang Final Spanyol vs Argentina
Kamis / 16-07-2026, 09:14 WIB
Menko Yusril: Pemerintah Tunggu DPR soal RUU Perampasan Aset
Kamis / 16-07-2026, 09:14 WIB
Satu Orang Tewas Usai Lompat dari Balai Kota Los Angeles
Kamis / 16-07-2026, 09:11 WIB
Spesifikasi Giuseppe Garibaldi, Kapal Induk Pertama Indonesia
Kamis / 16-07-2026, 09:11 WIB
Menyoal Mitos di Bulan Safar, Benarkah Membawa Petaka?
Kamis / 16-07-2026, 09:11 WIB
Harry Kane Kritik Taktik Bertahan Inggris Usai Kekalahan dari Argentina
Kamis / 16-07-2026, 09:08 WIB
Final Piala Dunia 2026: Argentina vs Spanyol, Catat Tanggal dan Jam Tayang
Kamis / 16-07-2026, 09:07 WIB
A2O MAY Kembali dengan Single Baru 'Love Got Me Ooh'
Kamis / 16-07-2026, 09:07 WIB







