Piala Dunia 2026 mencatat sejarah baru.

Katia Itzel García Mendoza menjadi wanita pertama asal Meksiko dan Amerika Latin yang memimpin pertandingan putra di ajang tersebut.

>>> Ramalan Zodiak 16 Juli: Cancer Wujudkan Rencana, Leo Bicara Seperlunya

Ia bertugas sebagai wasit utama dalam laga Grup F antara Belanda dan Tunisia di Kansas City, Missouri, pada 25 Juni 2026.

Perempuan 33 tahun itu bukan nama baru di dunia perwasitan.

Sebelumnya, ia telah memimpin pertandingan di Liga MX Meksiko, Piala Dunia Wanita 2023, Olimpiade Paris 2024, dan Piala Emas CONCACAF putra.

Katia juga merupakan lulusan Fakultas Ilmu Politik dan Administrasi Publik serta Fakultas Hukum. Pada 2024, ia menerima Penghargaan Olahraga Nasional Meksiko atas kontribusinya di dunia olahraga.

Proses Seleksi Ketat

Pierluigi Collina, ketua Komite Wasit FIFA, mengatakan bahwa wasit yang terpilih adalah yang terbaik di dunia.

>>> Menjelang GTA 6, Pemain GTA Online Keluhkan Penurunan Hadiah

Mereka telah dipantau selama tiga tahun terakhir dan mengikuti berbagai seminar serta turnamen FIFA.

Penampilan mereka dievaluasi secara berkala.

Para wasit juga mendapat dukungan dari pelatih kebugaran, fisioterapis, dan psikolog olahraga untuk memastikan kondisi fisik dan mental prima.

Momen bersejarah ini semakin istimewa karena Katia mengenakan seragam wasit yang terinspirasi dari warna bendera Meksiko. Seragam itu melambangkan pencapaian pribadi sekaligus kebanggaan negaranya.

>>> Daftar Lengkap Misi Assassin's Creed Black Flag: 51 Misi Utama dan Puluhan Misi Sampingan

Penunjukan Katia dianggap sebagai terobosan dalam upaya mendorong kesetaraan gender di sepak bola. FIFA secara bertahap membuka peluang bagi wasit wanita berdasarkan kinerja dan kualifikasi.