Bank Jakarta menyalurkan bantuan satu unit mandi, cuci, kakus (MCK) komunal di Kelurahan Tomang, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat.

Bantuan ini merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) untuk mendukung percepatan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) di DKI Jakarta.

>>> Himbara Sambut Baik Penempatan Dana SAL Rp381 Triliun Akhir Tahun

Peresmian MCK komunal tersebut dirangkaikan dengan deklarasi STBM di Kelurahan Tomang.

Acara dihadiri Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno, Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah, serta sejumlah lembaga yang berkolaborasi, termasuk Bank Jakarta.

Wakil Gubernur Rano Karno menyatakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berkomitmen mendorong tercapainya STBM sebagai indikator kota sehat dan parameter Kota Global.

Ia menambahkan, bergabungnya Kelurahan Tomang menambah jumlah kelurahan berstatus STBM Komitmen menjadi 194 kelurahan atau sekitar 72,65 persen dari total kelurahan di Jakarta.

"Semoga seluruh kolaborator senantiasa diberikan kemudahan.

Menyongsong Jakarta memasuki usia lima abad, kita harus terus bersinergi dan berkolaborasi untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ujar Rano dalam keterangan resmi, Selasa (30/6).

>>> Pencairan JHT Tuai Sorotan, DJP Ungkap 1,6 Juta Klaim Bebas Pajak

Rano juga mengapresiasi Bank Jakarta dan seluruh kolaborator yang berpartisipasi.

Senada, Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah menilai deklarasi ini sebagai langkah penting mewujudkan Jakarta sebagai kota global yang sehat.

Iin menjelaskan, salah satu syarat memperoleh status STBM adalah sedikitnya 500 kepala keluarga telah menggunakan fasilitas sanitasi yang memenuhi standar melalui program STBM atau MCK layak.

Direktur Utama Bank Jakarta, Agus H. Widodo, menyebut pemberian MCK komunal merupakan wujud kepedulian Bank Jakarta dalam mendukung peningkatan kesehatan masyarakat, khususnya di kawasan padat penduduk.

"Program CSR MCK komunal ini menjadi langkah Bank Jakarta untuk hadir meningkatkan kehidupan dan lingkungan Jakarta yang bermanfaat," ujar Agus.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat menjadi fondasi penting membangun Jakarta yang modern, sehat, dan berdaya saing.

>>> JHT Kena Pajak, DJP: Aturannya Sudah Ada Sejak Era SBY

Dukungan Bank Jakarta terhadap program sanitasi ini merupakan bagian dari komitmen menciptakan dampak sosial berkelanjutan bagi warga Jakarta.