Himbara Sambut Baik Penempatan Dana SAL Rp381 Triliun Akhir Tahun
"Kami menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan pemerintah kepada BRI melalui penempatan dana SAL," kata Hery.
Ia mengatakan tambahan likuiditas akan dimanfaatkan secara optimal dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dan manajemen risiko yang baik.
>>> JHT Kena Pajak, DJP: Aturannya Sudah Ada Sejak Era SBY
Penyaluran pembiayaan akan diarahkan secara selektif ke sektor produktif, terutama UMKM.
Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo menyampaikan apresiasi atas kebijakan pemerintah ini.
Menurut dia, penempatan SAL akan memperkuat likuiditas perbankan, sehingga kapasitas pembiayaan ke sektor produktif dapat meningkat.
"Kami mengapresiasi kepercayaan Pemerintah kepada BSI. Amanah ini kami optimalkan untuk memperkuat pembiayaan produktif," ujar Anggoro.
Menurut dia, penempatan SAL juga membantu menurunkan biaya dana, sehingga bank memiliki ruang untuk menjaga pembiayaan tetap kompetitif.
Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu mengatakan tambahan dana SAL menjadi amunisi untuk memperkuat likuiditas sekaligus mengakselerasi penyaluran kredit.
"Penempatan dana SAL ini sangat penting bagi kami.
Ini bukan sekadar memperkuat fundamental likuiditas perusahaan, tetapi menjadi stimulus bagi kami untuk terus menggerakkan roda perekonomian melalui penyaluran kredit yang lebih agresif namun tetap terukur," ujar Nixon.
Direktur Treasury & International Banking BTN Venda Yuniarti mengatakan likuiditas yang lebih kuat akan dioptimalkan untuk mendukung pembiayaan sektor perumahan.
Target Pertumbuhan Kredit
Juda Agung mengungkapkan tingginya permintaan kredit tercermin dari realisasi hingga Mei, di mana kredit tumbuh di atas 10 persen.
"Diperkirakan di Mei kredit tumbuh 11,5 persen. Kami harapkan pertumbuhan kredit juga masih double digit di bulan-bulan ke depan," pungkasnya.
>>> Registrasi SIM Biometrik Mulai 1 Juli, Komdigi Targetkan Tekan Spam dan Judi Online
Ia menekankan pentingnya menjaga kondisi likuiditas perbankan di kondisi saat ini, termasuk dengan mengguyur kembali dana ke bank.
Update Terbaru
Jerman Tersingkir dari Piala Dunia 2026 Usai Kalah Adu Penalti dari Paraguay
Selasa / 30-06-2026, 20:22 WIB
KPK Amankan Mobil dan Transaksi Keuangan dalam OTT di Kuansing
Selasa / 30-06-2026, 20:21 WIB
BSI Sambut Penempatan SAL, Siap Perkuat Pembiayaan Produktif
Selasa / 30-06-2026, 20:21 WIB
BGN Temui Amran, Minta Pasokan Telur dan Sayur untuk Dapur MBG di Timur RI
Selasa / 30-06-2026, 20:21 WIB
Survei: 15% Gen Z Bawa Orang Tua saat Wawancara Kerja, Bahkan Bantu Nego Gaji
Selasa / 30-06-2026, 20:21 WIB
BEI Ingatkan Investor Jangan Sekadar Ikut Tren, FOMO Hambat Pendalaman Pasar
Selasa / 30-06-2026, 20:21 WIB
DEN Minta Persetujuan Blending Batu Bara Tak Hambat Pasokan PLTU
Selasa / 30-06-2026, 20:21 WIB
Dampak Perang Rusia-Ukraina: Burung Bersarang dari Kabel Optik Drone
Selasa / 30-06-2026, 20:20 WIB
Microsoft: Indonesia Jadi Salah Satu Pengguna AI Paling Maju di Dunia Kerja
Selasa / 30-06-2026, 20:19 WIB
Laba Bersih MDKA Melonjak 4.523% pada Kuartal I 2026, Ditopang Emas dan Nikel
Selasa / 30-06-2026, 20:19 WIB
Susul Messi ke Amerika, Robert Lewandowski Resmi Gabung Chicago Fire, Kontrak Hingga 2028
Selasa / 30-06-2026, 20:15 WIB
Persija Resmi Perpanjang Kontrak Dia Syayid, Diproyeksikan Jadi Andalan Shin Tae-yong
Selasa / 30-06-2026, 20:14 WIB
Generasi Terbaru Mazda MX-5 Bisa Jadi yang Terakhir Bermesin Bensin
Selasa / 30-06-2026, 20:14 WIB
Issa Diop: Kemenangan Maroko atas Belanda karena Allah
Selasa / 30-06-2026, 20:14 WIB






