Bank Mandiri mengapresiasi kebijakan penempatan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) oleh Kementerian Keuangan di perbankan nasional.

Direktur Utama Bank Mandiri, Riduan, menilai langkah ini memperkuat sinergi pemerintah dan perbankan dalam menjaga ketahanan sektor keuangan.

in1

>>> Hasil Piala Dunia: Belgia Bantai Selandia Baru 5-1, Lolos ke 32 Besar

"Kami berterima kasih atas kepercayaan Kementerian Keuangan yang menempatkan dana SAL di Bank Mandiri.

Dana SAL menjadi bagian dari ekosistem penggerak ekonomi negeri," ujar Riduan dalam keterangan resmi, Sabtu (27/6).

Menurut Riduan, kolaborasi erat dengan pemerintah menjadi fondasi penting dalam memperkuat efektivitas kebijakan fiskal dan optimalisasi fungsi intermediasi perbankan.

Direktur Finance & Strategy Bank Mandiri, Novita Widya Anggraini, menambahkan bahwa dana SAL memberikan dampak positif pada struktur pendanaan, termasuk efisiensi biaya dana yang memperluas ruang penyaluran kredit.

>>> Hasil Piala Dunia 2026: Drama VAR Menit Akhir, Mesir vs Iran Imbang

Ke depan, Bank Mandiri fokus pada pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) yang solid melalui penghimpunan dana murah berkelanjutan dan akselerasi digital.

Dari sisi kredit, perseroan memproyeksikan pertumbuhan sejalan dengan industri dan akan mengoptimalkan intermediasi secara selektif dengan prinsip kehati-hatian.

Novita menyebut penyaluran kredit akan berfokus pada segmen UMKM yang berperan besar dalam perekonomian nasional.

>>> Kiper Cape Verde Vozinha Samai Rekor Dino Zoff di Piala Dunia

"Dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian dan menjaga kualitas aset secara disiplin, Bank Mandiri siap memberikan kontribusi positif dalam mendukung agenda prioritas pemerintah," pungkas Novita.