Kasus Penganiayaan Caddy Golf Modernland Diusut, Polisi Dalami Dugaan Pelaku Seorang Pejabat
Penyelidikan dugaan penganiayaan terhadap seorang caddy perempuan di Lapangan Golf Modernland, Kota Tangerang, masih berlangsung. Aparat kepolisian kini mendalami seluruh fakta, termasuk informasi yang beredar di media sosial mengenai identitas terduga pelaku.
Perkara tersebut menjadi sorotan setelah rekaman kamera pengawas (CCTV) tersebar luas. Dalam video itu tampak seorang pria mengenakan pakaian hitam dan topi diduga melakukan kekerasan terhadap korban hingga perempuan tersebut terjatuh dari kendaraan golf.
Sejumlah unggahan di media sosial menyebut pria yang diduga terlibat merupakan seorang pejabat. Namun hingga kini, polisi belum menyimpulkan kebenaran informasi tersebut dan masih melakukan pendalaman.
>>> SELAMAT! DJ Una Resmi Dilamar Andi Agum Pada Jumat, 26 Juni 2026 Bagikan Momen Bahagia Pertunangan
Polisi Masih Kumpulkan Bukti dan Keterangan
Pelaksana Tugas Kasi Humas Polres Metro Tangerang Kota, AKP Iwan Heristiawan, mengatakan penyidik masih menunggu hasil pemeriksaan lanjutan dari Satuan Reserse Kriminal.
"Masih menunggu dari pihak reskrim. Belum ada perkembangan lagi," ujar Iwan, Jumat (26/6/2026).
Selain meminta keterangan dari sejumlah pihak, penyidik juga memeriksa saksi-saksi yang berada di lokasi ketika insiden terjadi. Seluruh temuan akan menjadi bagian dari proses penyidikan.
Dugaan Berawal dari Persoalan Pribadi
Dari hasil penyelidikan sementara, dugaan penganiayaan dipicu persoalan pribadi. Korban dan pria yang diduga menjadi pelaku disebut memiliki hubungan khusus sebelum akhirnya terjadi pertengkaran.
Korban mengalami luka robek di bagian kepala serta memar pada kening, pipi, dan bibir. Ia telah menjalani pemeriksaan medis beserta visum et repertum sebagai kelengkapan proses hukum.
Rekaman CCTV Jadi Bukti Penting
Penyidik turut mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk rekaman CCTV yang merekam jalannya peristiwa. Rekaman tersebut kini dianalisis untuk memastikan rangkaian kejadian secara utuh.
"Rekaman ini menjadi salah satu alat bukti penting," kata Iwan.
Meski sempat muncul upaya penyelesaian secara damai, proses penyidikan tetap berjalan. Kepolisian menegaskan setiap laporan dugaan tindak pidana akan diproses sesuai ketentuan yang berlaku.
"Kami berkomitmen melindungi korban dan menegakkan hukum secara profesional," tegas Iwan.
```
Update Terbaru
Pria Bermasker Terekam CCTV Keluar dari Mobil Sekdin PRKP Bangkalan di Bandara Juanda
Sabtu / 27-06-2026, 15:26 WIB
Suasana Pilu Dinas PRKP Bangkalan, Kursi Kosong Ruly Yunis Setiawati Masih Tinggalkan Bantal Merah
Sabtu / 27-06-2026, 15:16 WIB
Kim Yuna Ungkap Makna Pernikahan di Tahun Keempat
Sabtu / 27-06-2026, 15:15 WIB
Rumor Kehamilan Artis Kembali Mencuat, Sorotan pada Tubuh Perempuan Makin Kritis
Sabtu / 27-06-2026, 15:15 WIB
Realme P4 Series Meluncur 2 Juli, HP Gaming Baterai 8000mAh Paling Terjangkau dengan AI Gaming
Sabtu / 27-06-2026, 15:14 WIB
Eks Pelatih Timnas Indonesia Jacksen F. Tiago Takjub ke IKN, Sebut Mirip Singapura
Sabtu / 27-06-2026, 15:14 WIB
3 Makanan Ini Bisa Meningkatkan Fungsi Ginjal, Catat!
Sabtu / 27-06-2026, 15:14 WIB
Profil Baskara Putra, Musisi Hindia yang Jadi Sorotan Usai Kontroversi Diduga Dukung Kaum LGBT
Sabtu / 27-06-2026, 15:14 WIB
Panduan Cek Desil 1 Sampai 10 Tahun 2026 Secara Online di HP
Sabtu / 27-06-2026, 15:14 WIB
Cara Mudah Cek Status BPJS PBI Secara Online Lewat HP
Sabtu / 27-06-2026, 15:14 WIB
FanDuel Tawarkan Promo Spesial: Taruhan $1 Dapat $250 Jika AS Lolos ke 16 Besar Piala Dunia 2026
Sabtu / 27-06-2026, 15:11 WIB
Tim AS Unggul Atas Bosnia di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Sabtu / 27-06-2026, 15:11 WIB
Sensus Ekonomi 2026 Jadi Sorotan, Ini Tujuan Pendataan hingga Alasan Pertanyaan Kepemilikan Emas
Sabtu / 27-06-2026, 15:11 WIB






