ATEEZ kembali menyita perhatian dengan lagu terbaru mereka berjudul "Bad" yang dirilis pada 26 Juni. Lagu ini menjadi bagian dari album GOLDEN HOUR : Part.

5 dan langsung menuai beragam reaksi dari penggemar.

in1

>>> Agensi Kim Junsu Putus Kerja Sama dengan Produser Terkait Dugaan Penipuan dan Pencurian

Video musik "Bad" berhasil meraih 6,5 juta penayangan dalam waktu singkat. Namun, di balik kesuksesan tersebut, muncul perdebatan mengenai pembagian bagian dan durasi tampil member Yeosang.

Sejumlah penggemar menyoroti bahwa Yeosang hanya tampil sekitar delapan detik dalam video musik. Beberapa bahkan mengklaim durasi bernyanyinya lebih pendek dari itu.

Keluhan mengenai pembagian bagian untuk Yeosang sebenarnya bukan hal baru. Namun, comeback kali ini kembali memicu diskusi hangat di kalangan penggemar.

Seorang penggemar menulis, "YEOSANG benar-benar pantas mendapatkan lebih, karena hanya mendapat satu baris di lagu utama lagi, ini konyol."

Penggemar lain mengaku frustrasi melihat masalah ini terus berulang di tahun kedelapan kariernya.

Konsep Latin dan Reaksi Penggemar

Lagu "Bad" menggabungkan genre reggaeton, Latin hip-hop, dan trap. Liriknya juga menyertakan frasa bahasa Spanyol yang berpusat pada sosok wanita percaya diri dan suasana pesta.

Beberapa penggemar dari Amerika Latin merasa kecewa dengan penggunaan elemen budaya Latin yang dianggap dangkal.

Seorang penggemar berkomentar bahwa liriknya terasa seperti "kumpulan kata acak dalam bahasa Spanyol" yang hanya untuk estetika Latina.

>>> Joshua SEVENTEEN Sampaikan Pidato Inspiratif di Markas UNESCO Paris

Ada pula yang mempertanyakan mengapa ATEEZ terus menggunakan konsep Latin meski jarang tur ke Amerika Latin selain Meksiko.

Namun, banyak juga penggemar yang membela dan memuji kreativitas grup.