"Kehadiran ribuan peserta diimbangi dengan penanaman bibit mangrove guna memperluas tutupan hijau dan meregenerasi kawasan pesisir," tegasnya.

Kategori Baru Trail Run 5K

Kepala BRIDA Kota Surabaya, Agus Imam Sonhaji, mengatakan penyelenggaraan tahun ketiga membawa perubahan signifikan. Seluruh lintasan kini dipusatkan di dalam Kebun Raya Mangrove.

Kategori Mangrove Trail Run 5K menjadi pengalaman baru bagi pelari. "Ini menawarkan sensasi berlari di jalur alami yang belum pernah ada di Surabaya," kata Agus.

Selain trail run, Pemkot juga membuka kategori Fun Run 3K untuk masyarakat umum. Kehadiran trail run merespons tren komunitas lari yang mencari tantangan medan lebih beragam.

Uji coba lintasan melibatkan komunitas pelari untuk memperoleh masukan langsung. Mayoritas peserta menginginkan lintasan lebih menantang namun tetap aman.

Tahun ini, Pemkot menargetkan 2.000 peserta, meningkat dari 1.200 peserta pada tahun pertama dan 1.500 pada tahun kedua.

Inovasi trail run diyakini mampu menarik pelari dari luar Jawa Timur.

Race Director Motion Dignity, Erditya, menjelaskan lintasan trail dibangun dengan mempertahankan karakter alami mangrove. Jalur baru dibuka, jembatan bambu diperkuat, dan jalur sempit diperlebar.

>>> Ironis, Kebengisan Genghis Khan Justru Sempat Mendinginkan Bumi

"Kami ingin menghadirkan pengalaman trail run yang menantang, tetapi keselamatan tidak boleh dikompromikan," kata Erditya. Marshal dan tim medis disiagakan di sepanjang rute.