Timnas Jepang harus mengakui keunggulan Brasil dengan skor tipis 1-2 di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Gol telat Brasil memupus harapan Samurai Biru untuk melaju lebih jauh.

Meski kalah, pelatih Hajime Moriyasu menegaskan bahwa jarak kualitas antara Jepang dan tim elite dunia kini semakin menipis.

>>> Dubes RI Beber Tiga Prioritas Kerja Sama dengan Korea Selatan

Ia optimistis timnya bisa bersaing di level tertinggi.

Jepang sempat unggul lebih dulu melalui gol Kaishu Sano pada menit ke-29. Namun, Brasil membalas lewat sundulan Casemiro dan gol penentu Gabriel Martinelli di akhir laga.

Penjaga gawang Zion Suzuki tampil impresif dengan empat penyelamatan, tetapi belum cukup mengamankan kemenangan. Moriyasu mengapresiasi perjuangan anak asuhnya.

>>> DPR Resmi Sahkan Naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker

"Kesenjangan di antara kami menyempit sekarang," ujar Moriyasu usai pertandingan. Ia menilai peningkatan performa Jepang membuat mereka tidak lagi dipandang sebelah mata.

Pelatih berusia 57 tahun itu juga menyampaikan pesan kepada para pemain di ruang ganti. Ia meminta mereka menjadikan kekecewaan ini sebagai bahan bakar untuk tumbuh.

>>> Dua Raksasa Tumbang dalam Hitungan Jam di Piala Dunia 2026

Moriyasu menegaskan bahwa Jepang akan terus bekerja menuju target di Piala Dunia mendatang. Ia yakin sejarah bisa berubah jika timnya mampu mengatasi kegagalan hari ini.