Duta Besar Republik Indonesia untuk Korea Selatan Cecep Herawan membeberkan sejumlah prioritas kerja sama dengan Korea Selatan.

Ia mengungkapkan tiga sektor utama yang akan menjadi fokus, yaitu kecerdasan buatan (AI), energi terbarukan, dan pengembangan sumber daya manusia.

>>> DPR Resmi Sahkan Naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker

Hal itu disampaikan Cecep dalam acara Indonesian Next-Generation Journalist Network yang digelar Korea Foundation dan Foreign Policy Community of Indonesia di Kedutaan Besar RI untuk Korea Selatan, Seoul, Selasa (9/6).

Energi Terbarukan dan AI Jadi Prioritas

Cecep menekankan pentingnya energi baru terbarukan di tengah konflik Iran dengan Amerika Serikat-Israel yang menyebabkan penutupan Selat Hormuz dan lonjakan harga minyak dunia.

Menurutnya, situasi itu menjadi wake up call bagi Indonesia dan Korea untuk memperkuat kerja sama di bidang energi.

"Energi baru dan terbarukan bisa dikembangkan dan Korea cukup advance di sini, sehingga kita melihat sektor energi adalah sektor yang menjadi fokus yang perlu kita terus kembangkan," kata dia.

Sementara itu, di bidang AI, Cecep menyebut Pemerintah Korea Selatan memiliki program untuk menjadikan negaranya sebagai kekuatan AI nomor tiga di dunia setelah AS dan China.

Ia mendorong Indonesia untuk ikut serta sejak awal dalam pengembangan AI oleh Korea tersebut.

Cecep mengakui masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan Indonesia agar bisa mengejar perkembangan AI saat ini.

Terakhir, ia menyampaikan kerja sama pengembangan sumber daya manusia juga menjadi fokus utama.

>>> Dua Raksasa Tumbang dalam Hitungan Jam di Piala Dunia 2026

Menurutnya, potensi kerja sama energi dan teknologi tidak akan optimal tanpa didukung SDM yang terampil.