Keputusan pelatih Ronald Koeman untuk kembali menggunakan formasi lima bek pada Timnas Belanda berakhir dengan kegagalan di Piala Dunia 2026.

Menghadapi Maroko di Estadio Monterrey, Meksiko, Selasa (30/6/2026), Belanda harus tersingkir setelah kalah dalam adu penalti.

>>> Hajime Moriyasu: Jarak Kualitas Jepang dan Brasil Kian Menipis

Kekalahan ini terasa ironis karena Belanda sempat unggul lebih dulu sebelum akhirnya kebobolan pada menit-menit akhir.

Menurut data Opta, ini adalah pertama kalinya Belanda menggunakan formasi lima bek sejak Maret 2024 saat melawan Jerman.

Setelah 31 pertandingan berturut-turut dengan sistem empat bek, perubahan taktik di fase gugur justru membuat permainan Belanda kehilangan keseimbangan.

Dominasi Maroko dan Ketidakberdayaan Belanda

Sepanjang 120 menit, Belanda kesulitan menemukan ritme permainan akibat pendekatan yang terlalu defensif.

Statistik menunjukkan Belanda hanya melepaskan enam tembakan dengan expected goals (xG) sebesar 0,23.

>>> Dubes RI Beber Tiga Prioritas Kerja Sama dengan Korea Selatan

Sebaliknya, Maroko tampil lebih agresif dengan xG 1,4 dari 11 percobaan, termasuk lima peluang besar.

Belanda sempat unggul melalui gol Cody Gakpo pada menit ke-71 setelah kerja sama apik Wout Weghorst dan Crysencio Summerville.

Gol itu membuat Gakpo mengoleksi enam gol di Piala Dunia, menyamai catatan legenda Belanda, Johnny Rep.

Namun, Maroko menyamakan kedudukan melalui sundulan Issa Diop pada menit ke-90+1 memanfaatkan umpan silang Chemsdine Talbi.

>>> DPR Resmi Sahkan Naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker

Skor 1-1 bertahan hingga babak tambahan waktu, sehingga pertandingan harus ditentukan melalui adu penalti.