Tim all-stars Kudus berhasil mempertahankan gelar juara MilkLife Soccer Challenge (MLSC) All-Stars setelah mengalahkan Jakarta 4-3 melalui adu penalti pada final yang digelar di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, Minggu (28/6/2026).

Laga pamungkas turnamen sepak bola putri kategori U12 dan U14 itu berlangsung ketat.

>>> Atlet Berkuda Indonesia Raih Emas di MANTENA Cup 2026

Skor imbang tanpa gol bertahan hingga waktu normal 2x20 menit berakhir, sehingga pemenang ditentukan lewat adu penalti.

Pelatih all-stars Kudus, Yayat Hidayat, memuji perjuangan anak asuhnya yang menunjukkan semangat kerja keras sepanjang pertandingan.

Meski gagal mencetak gol di waktu normal, para pemain dinilai berhasil menjalankan rencana permainan dengan baik.

"Para pemain menjalani masa persiapan yang cukup serius melalui program latihan intensif sehingga sangat membantu kami menghadapi turnamen ini termasuk pertandingan final ini," kata Yayat.

Yayat menambahkan bahwa timnya telah menyiapkan penendang-penendang unggulan untuk mengantisipasi adu penalti. Hasilnya, meskipun satu pemain gagal, empat penendang lainnya sukses membobol gawang Jakarta.

Jakarta Akui Kurang Persiapan Adu Penalti

Di sisi lain, pelatih all-stars Jakarta, Arifin, mengakui bahwa kekalahan timnya disebabkan oleh kurangnya antisipasi terhadap adu penalti.

>>> Inuvik, Kota di Kanada yang Tak Pernah Bertemu Malam

Para pemain tidak dipersiapkan secara mental untuk menghadapi babak tersebut.

"Jujur tidak ada persiapan sama sekali.

Bahkan tadi pada saat saya memilih penendang, tidak ada yang siap, bahkan sampai ada yang menangis," tutur Arifin.

Meski demikian, Arifin mengaku bangga dengan perjuangan anak asuhnya yang mampu mengimbangi permainan Kudus dan memberikan perlawanan ketat.

Ia menyebut lini pertahanan timnya terdampak cedera bek andalan Andien Syahkira yang harus ditarik keluar pada babak kedua.

>>> Hashim Bantah Terkait Folago di Siaran Piala Dunia

"Walaupun agak kurang dengan permainan dan juga dengan hasilnya, tapi saya sangat bangga dengan pemain saya," kata Arifin.