Pelatih Jepang Hajime Moriyasu menegaskan akan mengubah skenario jika terjadi adu penalti melawan Brasil di babak 32 besar Piala Dunia 2026.

Jepang akan menantang Brasil di Stadion Houston pada Selasa (30/6) dini hari WIB. Kickoff pertandingan dimulai pukul 00.00 WIB.

>>> Profil Akihiro Miwa Pengisi Suara di Film Ghibli yang Meninggal Dunia, Lengkap: Umur, Agama dan Akun Instagram

Moriyasu tak mau mengulangi kesalahan yang sama saat adu penalti di Piala Dunia 2022. Saat itu, tiga pemain Jepang gagal mengeksekusi penalti melawan Kroasia di babak 16 besar.

"Kali ini, ketika momen adu penalti tiba, saya ingin memutuskan urutan penendang daripada membiarkan pemain secara sukarela seperti terakhir kali," kata Moriyasu dikutip Reuters.

"Saya rasa saya akan membuat keputusan dan menentukan siapa yang akan menendang," ujar Moriyasu menambahkan.

Jepang berambisi lolos ke final untuk pertama kali dalam sejarah.

Tim Samurai Biru memiliki modal bagus setelah meraih kemenangan penting melawan Jerman, Spanyol, dan Inggris dalam empat tahun terakhir.

>>> Nadhif Basalamah Ungkap Pelecehan Verbal di Media Sosial, Akui Gemetar Saat Memutuskan Speak Up

Selain itu, Jepang juga punya kenangan manis saat mengalahkan Brasil arahan Carlo Ancelotti 3-2 pada laga persahabatan di Tokyo pada Oktober 2025.

Namun, Jepang tak akan diperkuat pemain bintang Takefusa Kubo akibat cedera di babak penyisihan grup. "Dia tidak ikut serta dalam latihan bersama dan hanya melakukan latihan individu.

Dia tidak akan bermain dalam pertandingan melawan Brasil," ujar Moriyasu.

Moriyasu berharap bisa menghidupkan mimpi mengalahkan tim raksasa Amerika Latin dengan predikat "kuda hitam" yang melekat pada skuad Jepang di Piala Dunia 2026.

"Dalam waktu dekat, kami yakin bisa menang dan kami yakin memiliki peluang tersebut.

>>> Hajime Moriyasu Siapkan Algojo Penalti Jepang Jelang Laga Hidup Mati Kontra Brasil

Beberapa orang mengatakan Jepang akan menjadi kuda hitam dan kami akan bermain dengan mengingat hal tersebut," tegas Moriyasu.