Kabar kurang sedap datang dari kubu Cape Verde jelang laga babak 32 besar Piala Dunia 2026 melawan Argentina.

Kapten tim, Ryan Mendes, dilaporkan tengah diselidiki atas dugaan kasus pemerkosaan.

>>> BRI Hadirkan Jazz Gunung 2026, Padukan Musik dan Alam Bromo

Cape Verde baru saja memastikan tempat di fase gugur setelah bermain imbang tanpa gol melawan Arab Saudi di Houston Stadium, Amerika Serikat, Minggu (28/6/2026).

Hasil itu membuat Blue Sharks finis sebagai runner-up Grup H di bawah Brasil.

Pada babak 32 besar, Cape Verde dijadwalkan menghadapi juara Grup J sekaligus juara bertahan, Argentina, di Miami pada 3 Juli mendatang.

Dugaan Kasus Masih dalam Penyelidikan

Media Brasil, Globo Esporte, melaporkan bahwa Ryan Mendes menjadi subjek penyelidikan atas dugaan pemerkosaan yang disebut terjadi di Selandia Baru pada Maret lalu.

Pelapor adalah seorang warga negara Brasil yang menetap di Selandia Baru.

Wanita tersebut direkrut oleh Federasi Sepak Bola Selandia Baru (NZF) sebagai penerjemah dan asisten operasional selama tim menjalani pertandingan persahabatan pada Maret.

>>> Toyota Hilux Baru Meluncur di Indonesia, Ini Segala Perubahannya

Ia menginap di hotel yang sama dengan rombongan tim nasional.

Globo Esporte mengaku memperoleh akses terhadap dokumen, termasuk foto luka memar, laporan kepolisian, dan hasil pemeriksaan medis.

Menurut laporan, wanita itu diundang ke pertemuan di kamar hotel setelah laga persahabatan melawan Chili.

Ia datang dengan keyakinan akan bertugas sebagai penerjemah, namun saat itu sedang berlangsung acara kumpul-kumpul sosial.

Ia kembali ke kamar karena merasa tidak enak badan, lalu mendengar ketukan pintu dan membukanya karena mengira ada permintaan bantuan kerja.

Laporan pengaduan menyebutkan bahwa Ryan Mendes masuk ke kamar, melakukan kekerasan fisik dengan cara mencekik, memukul, dan menggigit korban saat berusaha membela diri, lalu memerkosanya.

>>> KNEKS: Ekonomi Syariah RI Sudah Punya Arah, Teruji di Daerah

Belum Ada Pernyataan dari Ryan Mendes

Hingga laporan dipublikasikan, belum ada putusan pengadilan maupun pernyataan resmi dari Ryan Mendes terkait tuduhan tersebut. Kasus ini masih berstatus dugaan dan dalam proses penyelidikan oleh pihak berwenang.