Matahari yang tak pernah tenggelam bukan hanya cerita fiksi. Di Inuvik, sebuah kota kecil di Northwest Territories, Kanada, fenomena itu benar-benar terjadi.

Terletak sekitar 200 kilometer di utara Lingkar Arktik, Inuvik menjadi salah satu tempat di dunia yang mengalami midnight sun.

>>> Hashim Bantah Terkait Folago di Siaran Piala Dunia

Pada puncak musim panas, kota ini menikmati sekitar 56 hari tanpa malam.

Bagi warga setempat, matahari yang bersinar 24 jam adalah hal biasa. Namun, bagi pengunjung, pengalaman ini terasa unik dan menarik.

Kota di Ujung Utara Kanada

Inuvik bukanlah kota yang mudah dijangkau. Dari kota besar terdekat, perjalanan memakan waktu berjam-jam melalui Dempster Highway, jalan kerikil sepanjang sekitar 750 kilometer.

Akses ke kota bergantung pada musim. Saat musim panas, kombinasi jalan darat dan feri digunakan.

Di musim dingin, jalur tersebut berubah menjadi ice road di atas sungai dan danau beku.

Pada masa transisi musim semi dan gugur, es mencair atau membeku kembali. Selama periode itu, Inuvik hanya bisa diakses dengan pesawat.

Meski terpencil, sekitar 3.000 orang tinggal di kota ini.

Penduduknya terdiri dari masyarakat adat First Nations, Inuit, dan warga dari berbagai daerah yang bekerja di sektor pemerintahan, pelayanan publik, serta industri minyak dan gas.

Matahari Tak Pernah Tenggelam

Keunikan terbesar Inuvik adalah siklus siangnya. Dari awal Juni hingga Agustus, matahari nyaris tidak pernah menghilang dari langit.

Bahkan saat tengah malam, cahaya matahari masih menerangi jalanan, sungai, dan rumah-rumah yang berdiri di atas tanah beku.

Fenomena ini terjadi karena kemiringan sumbu Bumi yang membuat kawasan dekat Kutub Utara terus menghadap matahari selama musim panas.