Seorang pengembang dan gamer Linux yang dikenal dengan nama seeeeew merilis plugin browser bernama "AI warning for Steam" yang membuat pengungkapan konten AI di Steam jauh lebih mencolok.

Plugin ini tersedia untuk Firefox dan Google Chrome, serta dapat diunduh dari GitHub. Beberapa laporan menyebutkan plugin juga bisa berjalan di klien Steam, meski belum terkonfirmasi.

>>> Satosumi Takaguchi Luncurkan Manga Baru Diamond's Blues

Saat diuji, plugin menampilkan pop-up peringatan setiap kali membuka halaman toko game yang memiliki pengungkapan konten AI.

Di hasil pencarian, game dengan konten AI akan dikaburkan dan diberi label "AI Generated Content Disclosure found".

Plugin ini ditemukan banyak orang selama Steam Next Fest, ajang demo game mendatang. John Buckley dari Palworld menyoroti semakin banyaknya peserta yang menggunakan aset buatan AI.

>>> Milania Giudice Anggap Remeh Penangkapan, Tertawakan Foto Tersangka Palsu

Kritik Tim Sweeney terhadap Kebijakan AI Steam

CEO Epic Games Tim Sweeney sebelumnya mengecam Valve karena mewajibkan pengungkapan konten AI di Steam. Menurutnya, kebijakan itu menjadi "Scarlet Letter" yang mengundang pembenci dan menyulitkan pengembang.

Sweeney berpendapat bahwa pengembang harus memilih antara tidak menggunakan alat AI yang produktif atau tertinggal dari pesaing. Ia yakin AI akan menjadi pusat pengembangan game ke depan.

>>> Persija Resmi Perpanjang Kontrak Eksel Runtukahu untuk Musim Depan

Sementara itu, laporan GamesRadar+ yang mewawancarai lebih dari 30 pengembang game menemukan bahwa banyak dari mereka tidak ingin menggunakan AI generatif karena berbagai alasan.