Semua itu bersama-sama dapat menghabiskan banyak RAM, menyisakan sedikit memori untuk sistem lainnya.

Saat menjalankan aplikasi desktop dengan Chrome yang penuh tab, lingkaran biru berputar sering muncul lebih lama dari biasanya.

Dalam banyak kasus, saya harus me-restart PC untuk mengatasi masalah ini.

>>> Cara Cek Jadwal Penyaluran Bansos BLT DBHCHT 2026 Rp600 Ribu

Satu Pengaturan Chrome yang Memperbaikinya

Membeli laptop yang lebih bertenaga mungkin bisa membantu, tetapi itu bukan solusi permanen.

Saya menunggu Google melakukan sesuatu, dan perusahaan akhirnya menghadirkan Memory Saver di Chrome.

Cara mengaktifkannya mudah: klik menu tiga titik di pojok kiri atas, pilih Setelan, lalu Kinerja, dan aktifkan fitur Penghemat memori.

Cara kerja Memory Saver sederhana: saat diaktifkan, fitur ini menonaktifkan tab yang tidak sedang digunakan, sehingga Chrome dapat membebaskan memori untuk aplikasi dan tab aktif lainnya.

Ini memastikan lebih banyak sumber daya komputer tersedia untuk hal-hal yang penting bagi Anda.

Saat beralih ke tab yang tidak aktif, tab tersebut tidak langsung tersedia karena perlu beberapa detik untuk memuat ulang.

Saat mengaktifkan Memory Saver, Chrome akan otomatis memilih penghematan memori seimbang.

Artinya, tab menjadi tidak aktif setelah periode waktu yang 'optimal'.

Fitur ini tidak memiliki pengatur waktu ketat, melainkan melihat seberapa sering Anda mengunjungi halaman dan sumber daya memori yang tersedia.

Opsi Seimbang umumnya menjadi titik manis bagi kebanyakan orang.

Memory Saver juga memiliki opsi Sedang dan Maksimal, yang berada di ujung spektrum berbeda.

Opsi Sedang membutuhkan waktu paling lama untuk menonaktifkan tab, sedangkan Maksimal memastikan tab menjadi tidak aktif dalam waktu singkat.