MIND ID kembali menyelenggarakan Junior Miners Fun Fest (JMFF) 2026, sebuah pameran edukatif yang memperkenalkan dunia pertambangan kepada anak-anak melalui berbagai aktivitas interaktif.

Acara yang terbuka untuk umum dan gratis ini berlangsung di Lippo Mall Kemang, Jakarta, pada 2-5 Juli 2026.

>>> Portugal Dituding Sengaja Hindari Kemenangan demi Jalur Mudah di Piala Dunia 2026

Memasuki tahun kedua, JMFF menyasar anak usia 3 hingga 15 tahun dengan konsep bermain sambil belajar.

Tahun lalu di Mall Gandaria City, acara ini diikuti lebih dari 2.000 anak beserta orang tua.

Wahana Edukatif yang Interaktif

Corporate Secretary MIND ID, Pria Utama, mengatakan JMFF merupakan komitmen MIND ID bersama anggota grup seperti ANTAM, Bukit Asam, Freeport Indonesia, INALUM, TIMAH, dan Vale Indonesia dalam memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan bagi generasi muda.

Sejumlah wahana edukatif disiapkan, antara lain Mining Zone yang mensimulasikan area tambang bawah tanah untuk melatih keberanian dan motorik anak.

Di Excavator Real Simulator, anak-anak dapat mengoperasikan alat berat penggali dan pemindah material, melatih koordinasi dan ketangkasan.

>>> RD Kongo Cetak Sejarah Piala Dunia Meski Darurat Ebola

Area ini juga dilengkapi Mini Excavator untuk skala yang lebih kecil dan aman.

Zona Gold Rush memberikan pengalaman sebagai operator pembangkit listrik tenaga air, sementara Mining Simulator Game menghadirkan sepeda statis dengan visualisasi aktivitas tambang batu bara milik Bukit Asam.

Tunnel Laser menjadi simulasi distribusi hasil tambang dengan rintangan laser yang melatih kelincahan dan konsentrasi.

Mining Builder menggunakan balok Lego untuk mengembangkan kreativitas dan pemahaman tentang hilirisasi mineral strategis.

Pria Utama menambahkan, JMFF menjadi ruang edukasi keluarga yang menyenangkan selama liburan sekaligus memperkenalkan sektor pertambangan secara dekat kepada generasi muda.

>>> Anak Punk Tewas Ditusuk Teman di Bekasi, Pelaku Ditangkap

"Ini adalah langkah nyata Grup MIND ID untuk membentuk generasi emas yang lebih mampu menghargai sumber daya alam," pungkasnya.