PT Mineral Industri Indonesia (MIND ID) melakukan penyegaran manajemen melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun Buku 2025 yang digelar Kamis (11/6/2025).

Perusahaan mengganti tiga posisi direktur sekaligus menambahkan satu jabatan baru dalam struktur organisasi.

>>> Donald Trump Dikabarkan Absen di Laga Pembuka Piala Dunia 2026

Jabatan Direktur Keuangan dan Investasi yang sebelumnya diemban Adityo Kusumo kini dialihkan kepada Wahyu Suparyono.

Posisi Direktur Strategi Hilirisasi dan Operasi Hilir beralih dari Tedy Badrujaman kepada Achmad Ardianto.

Achmad Ardianto bukan orang baru di lingkungan holding tambang ini karena sebelumnya menjabat sebagai Direktur Utama PT Aneka Tambang Tbk (Antam).

MIND ID juga memperkenalkan posisi baru, yaitu Direktur Penelitian, Pengembangan dan Keberlanjutan yang dipercayakan kepada Suko Hartono.

Suko Hartono tercatat pernah memimpin PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) sebagai Direktur Utama periode 2020-2021.

>>> Hubungan Joan Laporta dan Xavi Hernandez Memburuk Setelah Kritik Terbuka

Susunan Direksi dan Komisaris Terbaru

Berikut susunan lengkap jajaran direksi MIND ID berdasarkan keputusan RUPS Tahunan 2025:

Maroef Sjamsoeddin sebagai Direktur Utama, Dany Amrul Ichdan sebagai Wakil Direktur Utama, dan STJ Budi Santoso sebagai Direktur Perencanaan dan Pengelolaan Sumber Daya Alam.

Achmad Ardianto menjabat Direktur Strategi Hilirisasi dan Operasi Hilir, Suko Hartono sebagai Direktur Penelitian, Pengembangan dan Keberlanjutan, serta Firman Shantybudi sebagai Direktur Manajemen Risiko, Tata Kelola dan Hukum.

Pambudi Sunarsihanto ditunjuk sebagai Direktur Sumber Daya Manusia dan Korporasi, dan Wahyu Suparyono sebagai Direktur Keuangan.

Sementara itu, jajaran dewan komisaris terdiri dari Fuad Bawazier sebagai Komisaris Utama Independen, Nugroho Widyotomo sebagai Komisaris Independen, Tri Winarno sebagai Komisaris, dan Muhammad Fadil Imran sebagai Komisaris.

>>> Kementerian PU Butuh Tambahan Anggaran Rp 121 Triliun untuk 2027

Carmelita Hartoto dan Grace Natalie Louisa menjabat Komisaris Independen, serta Astera Primanto Bhakti dan Wahyu Kuncoro sebagai Komisaris.