Presiden Amerika Serikat Donald Trump dikabarkan tidak akan menghadiri pertandingan pembuka Piala Dunia 2026.

Laga perdana tersebut akan mempertemukan Timnas Amerika Serikat melawan Paraguay di Stadion Los Angeles, Inglewood, California, pada 13 Juni 2026.

>>> Hubungan Joan Laporta dan Xavi Hernandez Memburuk Setelah Kritik Terbuka

Menurut laporan Departemen Luar Negeri, delegasi resmi pemerintahan yang hadir hanya menteri tertentu, yaitu Menteri Luar Negeri Marco Rubio, Menteri Transportasi Sean Duffy, dan Menteri Keamanan Dalam Negeri Markwayne Mullin.

Hingga kini, Trump belum memberikan pernyataan resmi mengenai kehadirannya. Namun, empat sumber yang dekat dengan perencanaan turnamen menyebut kemungkinan besar ia akan absen.

Kendati demikian, agenda kepala negara tetap fleksibel dan dapat berubah sewaktu-waktu.

Momen Langka di Panggung Piala Dunia

Absennya pemimpin negara tuan rumah dalam laga pembuka dinilai sebagai momen yang jarang terjadi.

Pada edisi sebelumnya, kepala negara biasanya hadir langsung, seperti Emir Qatar pada 2022, Presiden Vladimir Putin pada 2018, dan Presiden Dilma Rousseff pada 2014.

Gedung Putih telah dihubungi oleh The Athletic untuk memberikan komentar, namun belum ada laporan lanjutan.

>>> Kementerian PU Butuh Tambahan Anggaran Rp 121 Triliun untuk 2027

Pada hari Jumat waktu setempat, Trump diperkirakan berada di Washington DC untuk menghadiri latihan persiapan acara UFC.

Hubungan Dekat Trump dan FIFA

Potensi absennya Trump menarik perhatian karena ia dikenal memiliki hubungan dekat dengan Presiden FIFA Gianni Infantino.

Trump bahkan menerima Hadiah Perdamaian FIFA pada pengundian Piala Dunia bulan Desember lalu.

Ia juga rutin menghadiri ajang olahraga besar di AS, seperti Kejuaraan Gulat NCAA, final tenis US Open, final Piala Dunia Klub FIFA, Super Bowl, UFC, dan Daytona 500.

Pernyataan Resmi Departemen Luar Negeri

Meski presiden kemungkinan absen, siaran pers Departemen Luar Negeri menegaskan pentingnya turnamen ini bagi pemerintah.

"Piala Dunia FIFA adalah momen penting bagi Pemerintahan Trump, yang menunjukkan kepemimpinan dan keramahan Amerika kepada khalayak global saat negara ini merayakan ulang tahun ke-250," demikian pernyataan resmi.

>>> Manchester City Tawar Elliot Anderson 122 Juta Paun, Ditolak

Di sela turnamen, Menteri Marco Rubio dijadwalkan bertemu dengan Presiden Paraguay Santiago Peña untuk memperkuat kemitraan strategis kedua negara.