Perselisihan antara Ruben Onsu dan mantan istrinya, Sarwendah, kembali mencuat ke publik. Kali ini, masalah nafkah anak dibawa ke Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).

Menariknya, pihak Ruben Onsu justru menanggapi langkah tersebut dengan santai.

>>> Penasihat Khamenei Murka ke Bahrain, Ancam Ambil Keputusan Lebih Keras

Melalui kuasa hukumnya, Minola Sebayang, mereka mengakui bahwa pemberian nafkah kepada anak-anak memang sempat ditunda dalam beberapa bulan terakhir.

Minola menegaskan bahwa keputusan itu memiliki alasan yang jelas dan bukan dilakukan secara sepihak. "Sebenarnya nggak perlu dibuktikan, orang kita sudah mengakui kok.

Aneh kan sesuatu yang sudah diakui kebenarannya, kan nggak perlu dibuktikan," ujarnya kepada wartawan.

Menurut Minola, penundaan nafkah merupakan konsekuensi dari persoalan lain yang belum terselesaikan. Hak Ruben sebagai ayah untuk menghabiskan waktu bersama anak-anaknya menjadi isu utama.

Selama bertahun-tahun, Ruben selalu memenuhi kewajibannya memberikan nafkah dalam jumlah yang tidak sedikit. "Hukum itu sebab-akibat.

Selama ini diberikan, bertahun-tahun diberikan. Nilainya juga tidak kecil.

>>> Komnas Perempuan Minta Maaf soal Pernyataan Kasus YTR Bukan Penyiksaan

Sampai kemudian sekarang ditunda pemberiannya, kan pasti ada sebabnya," kata Minola.

Minola menegaskan bahwa fokus utama Ruben bukanlah persoalan finansial.

Yang lebih diinginkan kliennya adalah kesempatan berkumpul dengan anak-anak dalam waktu yang layak, bukan hanya bertemu sesaat di hadapan publik.

"Persoalannya adalah kenapa kamu tidak kasih anakmu dua, tiga hari berkumpul bersama ayahnya. Itu dia esensinya.

Ruben adalah orang yang bertanggung jawab, hanya saja jangan artinya itu tidak ada diskusi," tegas dia.

Di sisi lain, Minola juga melontarkan tantangan kepada pihak Sarwendah agar bersikap terbuka mengenai besaran nafkah yang selama ini telah diterima dari Ruben.

>>> X Heboh! 9 Juta Hektare Sawit Mangkir Pajak di Era Jokowi

"Mereka berani nggak mengakui bahwa mereka selama ini sudah menerima uang yang sedemikian besarnya tiap bulan?" tambahnya.