"Rakyat dan pemerintah Irak selalu memberikan dukungan selama perang. Mereka selalu mendukung rakyat Iran yang menjadi korban agresi Israel dan Amerika Serikat," katanya.

Menurut Araghchi, hubungan kedua negara tetap erat di tengah ketegangan kawasan.

Sementara itu, Menlu Irak Fuad Hussein menegaskan negaranya tidak mendukung meluasnya konflik di kawasan Teluk dan menolak serangan terhadap Iran.

"Kami tidak mendukung meluasnya perang di kawasan Teluk dan kami menentang serangan terhadap Iran," ujar Hussein.

Ia menyebut sangat disayangkan Iran sebagai negara tetangga menjadi sasaran perang dan agresi.

Hussein juga mengingatkan bahwa Irak sebelumnya pernah memainkan peran penting sebagai mediator dalam mempertemukan pandangan Teheran dan Washington.

Namun, menurut dia, berbagai perkembangan akhirnya tetap bermuara pada pecahnya perang.

Hussein menegaskan seluruh persoalan seharusnya diselesaikan melalui jalur diplomasi dan perundingan, bukan konfrontasi militer.

>>> Cara Dapat Cuan Rp10 Juta dari Aplikasi Nonton Video Pendek dan Tukar Poin Saldo 2026

Ia juga menekankan pentingnya seluruh pihak menjalankan kesepahaman yang telah dicapai untuk membuka kembali Selat Hormuz serta mengakhiri blokade maritim terhadap Iran.