Dewan Pedoman Sewa New York City (RGB) memilih 7-1 pada Kamis malam untuk membekukan sewa untuk kontrak satu tahun dan dua tahun di sekitar satu juta apartemen dengan sewa yang diatur di kota tersebut.

Keputusan bersejarah ini secara langsung mempengaruhi sekitar 2,4 juta warga New York yang tinggal di unit sewa stabil di lima borough.

>>> B2K dan Pretty Ricky Adu Katalog di Verzuz Battle

Pemungutan suara tersebut mengikuti keputusan awal bulan lalu yang mengusulkan kenaikan 0% hingga 2% untuk kontrak satu tahun dan 0% hingga 4% untuk kontrak dua tahun.

Angka itu kontras dengan kenaikan 3% dan 4,5% yang disetujui musim panas lalu di bawah pemerintahan sebelumnya.

Reaksi Penyewa dan Aktivis

Para pendukung penyewa merayakan hasil tersebut di El Museo del Barrio di East Harlem, menyatakan kelegaan atas keterjangkauan perumahan di kota itu.

"Ini bukan lagi sekadar kota taman bermain bagi orang kaya," kata penyewa Lex Rountree. "Ini adalah kota bagi pekerja yang menjalankannya, dan kami membuatnya berjalan untuk kami."

Aktivis mencatat bahwa keputusan tersebut menandai pergeseran signifikan dalam pengaruh politik menuju populasi penyewa kota.

"Selama bertahun-tahun tuan tanah menjalankan kota ini, dan ini adalah era baru kekuatan penyewa," kata K Agbebiyi dari Tenant Bloc.

Janji Kampanye Terpenuhi

Pembekuan tersebut memenuhi janji kampanye inti yang dibuat oleh Walikota Zohran Mamdani, yang baru-baru ini menunjuk enam anggota dari sembilan anggota badan pengatur.

"Ini adalah kemenangan bersejarah bagi penyewa New York City," kata Mamdani.

"Setelah meninjau data dan mendengar warga New York, RGB independen telah memberikan pembekuan kontrak satu tahun dan pembekuan pertama untuk kontrak dua tahun."