Hingga pada 2012, Demi Lovato diketahui telah sepenuhnya 'sadar' dan memulai mengerjakan album keempatnya bertajuk Demi.

Untuk terbebas dari jeratan narkoba, pada 2013, Lovato dikabarkan tinggal di sebuah tempat khusus untuk memastikan dia jauh dari kecanduan dan gangguan makan yang ia alami.

in1

Namun, pada Juli 2018, Demi Lovato kedapatan overdosis obat-obatan.

Lovato ditemukan tak sadarkan diri di rumahnya. Ia lalu diberi Narcan, perawatan darurat untuk mereka yang overdosis opioid dan obat-obatan.

Peristiwa tersebut menjadi titik balik dalam hidupnya.

Dalam sebuah wawancara, Lovato mengungkapkan bahwa ia hanya memiliki waktu sekitar 5-10 menit untuk bertahan hidup jika tidak segera mendapat pertolongan pertama.

"Rasanya seperti, untuk pertama kalinya dalam hidupku, aku harus mati terlebih dahulu untuk bisa bangun," kata Demi Lovato pada 21 Maret 2021.

"Aku tidak memiliki kendali atas hidupku pada periode itu. Tapi ya, aku juga perlu tumbuh dewasa dan mengambil kendali.

Dan itu adalah sesuatu yang belum aku lakukan sampai dua tahun terakhir dalam hidupku, yaitu sekarang aku mengendalikan keuanganku, aku mengendalikan makanan yang aku makan, seberapa sering aku berolahraga," lanjutnya.

Lovato menegaskan bahwa proses pemulihan tersebut adalah tanggung jawab pribadinya.

Ia mengatakan bahwa tidak ada orang lain yang dapat sepenuhnya disalahkan atas kondisi overdosis yang dialaminya, selain dirinya sendiri.

"Terlepas dari apa yang mungkin dikatakan atau dilakukan orang lain, tindakan saya telah menempatkan saya di kuris yang ada di hadapan Anda hari ini.

Sayangnya, tidak ada seorang pun yang dapat bertanggung jawab atas overdosis saya selain saya sendiri," kata Lovato.

Setelah peristiwa overdosis itu, Demi Lovato menjalani perawatan di rumah sakit dan berhasil menjalani masa pemulihan, termasuk mencapai kondisi bebas narkoba selama 90 hari, sebelum akhirnya membagikan kisah perjuangannya dalam melawan kecanduan.