Pemerintah Indonesia mulai menyiapkan serangkaian langkah baru untuk memperkuat pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Fokus utama pembenahan diarahkan pada pengawasan anggaran, peningkatan efisiensi, serta percepatan distribusi manfaat ke wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

in1

>>> Dr Tifa Sebut Penangkapan Dirinya Berlebihan, Seperti Gembong Narkoba

Langkah tersebut merupakan hasil pembahasan antara Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dengan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S.

Deyang. Pertemuan berlangsung di Kantor Kementerian Keuangan.

Dalam pertemuan itu, kedua pihak membahas berbagai strategi agar pelaksanaan MBG berjalan lebih efektif. Mulai dari efisiensi penggunaan anggaran, penanganan potensi inefisiensi, hingga penguatan sistem pengawasan di lapangan.

Purbaya melalui akun Instagram resminya, Jumat (26/6/2026), menulis bahwa diskusi tersebut membahas upaya efisiensi anggaran, penanganan inefisiensi, pengawasan program MBG, dan rencana akselerasi untuk wilayah 3T.

Pengawasan Berlapis dan Percepatan untuk Daerah 3T

Salah satu jurus baru yang disiapkan pemerintah adalah memperketat mekanisme pengawasan terhadap penggunaan anggaran MBG.

Pengawasan berlapis dinilai penting untuk mencegah kebocoran dana maupun pemborosan, mengingat program ini melibatkan distribusi logistik dalam skala nasional.

>>> Strategi Pangkas Produk Berbuah Manis, Laba JELI Naik 220%

Selain itu, pemerintah juga merancang skema percepatan khusus bagi daerah 3T.

Wilayah tersebut menjadi prioritas agar anak-anak di daerah terpencil maupun perbatasan memperoleh akses makanan bergizi secara setara dengan daerah lain.

Langkah afirmatif tersebut diharapkan mampu mengurangi kesenjangan layanan sekaligus memastikan manfaat program benar-benar dirasakan hingga pelosok Indonesia.

Kementerian Keuangan menilai koordinasi dengan BGN menjadi bagian penting dalam menyempurnakan tata kelola program prioritas Presiden tersebut.

Purbaya menyebut diskusi ini sebagai langkah strategis dan komitmen pemerintah dalam melakukan perbaikan terhadap program MBG.

Melalui evaluasi yang terus dilakukan, pemerintah optimistis pelaksanaan MBG akan semakin tepat sasaran, efisien, dan mampu memberikan dampak jangka panjang bagi peningkatan kualitas gizi anak-anak Indonesia.

>>> IIMS 2027 Hadir Lebih Luas, Rute Test Drive Tembus Luar JIExpo

Purbaya menambahkan, ke depannya program ini diharapkan lebih tepat sasaran serta memberikan manfaat secara optimal dan berkelanjutan.