Indonesia Darurat TBC, DPR Dorong MBG Jadi Senjata Lawan Penyakit Mematikan
Tingginya angka kasus tuberkulosis (TBC) di Indonesia mendorong DPR mendukung usulan agar penderita penyakit tersebut masuk dalam daftar penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Dukungan itu muncul karena Indonesia masih menjadi salah satu negara dengan beban TBC terbesar di dunia. Pemenuhan gizi dinilai berperan penting dalam mempercepat proses pemulihan pasien.
>>> PLN Bangun Sarana Air Bersih di Bandung, Tingkatkan Kualitas Hidup Warga
Wakil Ketua Komisi IX DPR Yahya Zaini mengatakan penanganan TBC harus menjadi prioritas nasional. Jumlah kasus dan angka kematiannya masih sangat tinggi.
Menurutnya, usulan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin agar penderita TBC menerima manfaat MBG layak dipertimbangkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN).
"Saya berharap permintaan Menkes bisa diakomodir oleh BGN, karena kasus TBC di Indonesia sangat tinggi.
Ada sekitar 1 juta kasus dan ada sekitar 125 ribu kematian setiap tahun, dan Indonesia nomor 2 di dunia negara paling banyak mengalami penderita TBC setelah India," kata Yahya.
Ia menilai pemberian asupan gizi yang lebih baik kepada pasien TBC dapat membantu mengurangi beban penyakit. Hal itu juga mendukung proses penyembuhan yang lebih optimal.
Meski demikian, Yahya mengingatkan BGN saat ini juga sedang melakukan penyesuaian sasaran penerima MBG. Prioritas diberikan kepada kelompok 3B, yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.
Langkah tersebut dilakukan karena salah satu tujuan utama MBG adalah menekan angka stunting yang masih menjadi tantangan kesehatan nasional.
"Saya menghargai permintaan Menkes untuk memberikan MBG kepada penderita TBC, karena akan meringankan beban penyakitnya," ujarnya.
Dukungan serupa juga disampaikan anggota Komisi IX DPR sekaligus Ketua DPP NasDem Irma Suryani Chaniago. Ia menilai usulan tersebut sangat masuk akal.
Update Terbaru
Cara Cerdas Memilih Aplikasi Game Penghasil Saldo DANA Terpercaya di 2026
Jumat / 26-06-2026, 01:11 WIB
3 Kendala Utama Pencairan Dana Bansos PKH BPNT 2026 dan Cara Mengatasinya
Jumat / 26-06-2026, 01:11 WIB
Rumah BUMN SIG Catat Transaksi Rp6,9 Miliar, Dampingi 580 UMKM
Jumat / 26-06-2026, 00:55 WIB
Jokowi Tak Akan Ungkap Sosok 'Orang Kuat' di Balik Roy Suryo dan Dokter Tifa
Jumat / 26-06-2026, 00:51 WIB
Mantan Ketua BEM UGM Tiyo Buka Suara soal Banjir Laporan ke Polisi
Jumat / 26-06-2026, 00:50 WIB
Menteri ESDM Bahlil Kesal PLN Terlambat Antisipasi Pasokan Batu Bara
Jumat / 26-06-2026, 00:50 WIB
John Byrne Kembali ke X-Men dengan Seri Novel Grafis Elsewhen
Jumat / 26-06-2026, 00:49 WIB
One Piece dan G2 Esports Rilis Koleksi Streetwear Gear 5 Edisi Terbatas
Jumat / 26-06-2026, 00:49 WIB
GMC Sierra 2027 Hadir dengan Mesin V8 Baru dan Layar Raksasa 60 Inci
Jumat / 26-06-2026, 00:49 WIB
Waktu Minum Obat Hipertensi: Pagi atau Malam? Ini Kata Dokter
Jumat / 26-06-2026, 00:49 WIB
Komunitas Abad ke-7 di Gua Spanyol Terisolasi 500 Tahun, Ditemukan Jejak Kekerasan dan Cacar
Jumat / 26-06-2026, 00:48 WIB
DJI Osmo Pocket 4P vs Insta360 Luna Ultra: Pertarungan Kamera Saku
Jumat / 26-06-2026, 00:47 WIB
Klaim Pendinginan 9°C Sorot Terakota Cetak 3D untuk Atasi Panas Kota
Jumat / 26-06-2026, 00:47 WIB
Bam Margera Tak Hadir di Premiere 'Jackass: Best and Last', Orang Tuanya Gantikan
Jumat / 26-06-2026, 00:42 WIB






