Klaim Pendinginan 9°C Sorot Terakota Cetak 3D untuk Atasi Panas Kota
Halte bus pada sore hari yang panas sering terasa seperti oven. Kini, sebuah inovasi bernama bloc° hadir sebagai solusi pendinginan alami untuk ruang publik.
Dikembangkan oleh desainer industri Andrin Stocker dan Luc Schweizer dari Zurich University of the Arts, bloc° adalah sistem pendingin modular berbahan terakota yang dicetak 3D.
>>> Bam Margera Tak Hadir di Premiere 'Jackass: Best and Last', Orang Tuanya Gantikan
Sistem ini dirancang untuk dipasang di halte transit, alun-alun, taman bermain, dan halaman sekolah.
Menurut halaman resmi James Dyson Award, bloc° mampu menurunkan suhu udara lokal hingga 16°F (sekitar 9°C) dengan memanfaatkan air, terakota, pendinginan evaporatif, dan aliran udara bertenaga surya.
Prinsip Kuno dalam Teknologi Baru
Sekilas, bloc° terdengar futuristik karena bata-batanya dicetak 3D. Namun, ide dasarnya sudah berusia ribuan tahun.
Sistem ini mengandalkan pendinginan evaporatif, prinsip yang sama di balik kendi tanah liat dan menara angin yang telah digunakan selama berabad-abad di iklim panas.
Saat air menguap dari permukaan berpori, panas dari udara sekitar terserap.
Dalam kasus bloc°, permukaan berpori tersebut adalah terakota. Udara hangat dialirkan melalui elemen keramik lembap, dan udara yang bergerak menjadi lebih dingin seiring penguapan air.
Mengapa Kota Membutuhkannya
Panas perkotaan bukan lagi sekadar ketidaknyamanan musim panas.
Badan Perlindungan Lingkungan AS (EPA) menyatakan bahwa pulau panas terjadi ketika jalan, bangunan, dan permukaan keras menyerap dan memancarkan panas matahari lebih banyak daripada lanskap alami.
Di AS, suhu siang hari di perkotaan bisa 1–7°F lebih tinggi dibanding daerah sekitarnya, sementara suhu malam hari bisa 2–5°F lebih tinggi.
Oleh karena itu, sistem pendingin yang ditargetkan pada titik-titik di mana orang terpaksa berhenti di tengah panas menjadi penting.
Update Terbaru
PSI Bantah Jokowi Akan Ungkap Sosok 'Orang Kuat' di Balik Roy Suryo: Itu Kewenangannya Kejaksaan
Jumat / 26-06-2026, 01:55 WIB
Pemerintah Curigai Ada 'Permainan' di Balik Pemadaman Listrik di Jawa
Jumat / 26-06-2026, 01:50 WIB
Bahlil: Sabtu-Minggu Tetap Kerja, Biarlah Sakit di Kabinet, Rakyat Jangan Sakit
Jumat / 26-06-2026, 01:50 WIB
Roy Suryo Samakan Penangkapannya dengan Adegan Film G30S/PKI
Jumat / 26-06-2026, 01:50 WIB
DC Umumkan Anime Joker Pertama, Absolute Batman, dan Serial Krypto
Jumat / 26-06-2026, 01:49 WIB
Toyota Tawarkan Paket Off-Road untuk RAV4 Bekas di Jepang, Mulai Rp33 Juta
Jumat / 26-06-2026, 01:49 WIB
UAW Peringatkan Robot AI Ancam Pekerjaan Otomotif, Minta Jatah Keuntungan
Jumat / 26-06-2026, 01:49 WIB
Bahaya Mandi Lebih dari 10 Menit bagi Kulit Anda
Jumat / 26-06-2026, 01:49 WIB
Napas Bersama Cheetah: Kisah Sukarelawan yang Berubah Selamanya
Jumat / 26-06-2026, 01:49 WIB
AJ Dybantsa Ingin Sewa Koki Pribadi Usai Jadi Pilihan Pertama NBA Draft
Jumat / 26-06-2026, 01:45 WIB
A$AP Rocky Bercanda Soal 'Hubungan' dengan Fans di Konser Arizona
Jumat / 26-06-2026, 01:45 WIB
Ibu Nicki Minaj Dapat Ganti Rugi Rp6,4 Miliar atas Kematian Suami
Jumat / 26-06-2026, 01:43 WIB
Angelina Pivarnick dan Ronnie Ortiz-Magro Tak Diundang ke Pernikahan JWoww
Jumat / 26-06-2026, 01:43 WIB
Kim Zolciak Minta Sidang Darurat, Klaim Kroy Biermann Butuh Terapi Marah
Jumat / 26-06-2026, 01:43 WIB






