Pemerintah Curigai Ada 'Permainan' di Balik Pemadaman Listrik di Jawa
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkap adanya kejanggalan di balik pemadaman listrik bergilir yang terjadi di Pulau Jawa.
Bahlil mempertanyakan logika laporan menipisnya pasokan batu bara pada pertengahan 2026. Data pemerintah menunjukkan ketersediaan batu bara masih jauh dari kritis.
>>> Bahlil: Sabtu-Minggu Tetap Kerja, Biarlah Sakit di Kabinet, Rakyat Jangan Sakit
"Artinya dari kebutuhan 154 juta ton, yang sudah diterima 141 juta ton. Masa batu bara habis di bulan enam?
Ini ilmu Abuleke apa lagi? Berarti kan ada sesuatu," kata Bahlil, Jumat (26/6).
Pernyataan itu menjadi sinyal pemerintah mencurigai persoalan lebih kompleks dari sekadar keterbatasan stok bahan bakar.
Masalah Kualitas Batu Bara
Hasil pemeriksaan menemukan masalah utama bukan pada jumlah batu bara, melainkan kualitas bahan bakar yang digunakan pembangkit.
Bahlil menjelaskan sebagian pembangkit membutuhkan batu bara dengan nilai kalori di atas 5.000 untuk efisiensi. Ketika pasokan batu bara berkualitas tinggi berkurang, konsumsi bahan bakar meningkat.
>>> Roy Suryo Samakan Penangkapannya dengan Adegan Film G30S/PKI
Temuan itu membuat pemerintah mempertanyakan sistem perencanaan dan pengelolaan pasokan PLN. Kebutuhan jenis batu bara tertentu seharusnya sudah dipetakan sebelum gangguan terjadi.
Di sisi lain, pasokan batu bara nasional dinilai tidak bermasalah. Dari skema domestic obligation, perusahaan lokal bahkan berpeluang memperoleh pasokan lebih besar dari kebutuhan tahunan.
Bahlil mengisyaratkan perlunya pendalaman lebih lanjut terkait tata kelola pasokan dan penggunaan batu bara di lingkungan PLN.
Meski tidak menyebut pelanggaran secara langsung, pernyataan "berarti ada sesuatu" menunjukkan pemerintah belum puas dengan penjelasan yang diterima.
>>> Bahaya Mandi Lebih dari 10 Menit bagi Kulit Anda
Saat ini pemerintah terus mengevaluasi rantai pasok batu bara dan operasional pembangkit. Pengawasan akan diperketat agar gangguan serupa tidak terulang.
Update Terbaru
Militer AS Bantu Rencanakan Bantuan Gempa Venezuela
Jumat / 26-06-2026, 02:56 WIB
Roy Suryo Sulit Bedakan Polisi dan Perampok Saat Ditangkap di Kasus Ijazah Jokowi
Jumat / 26-06-2026, 02:56 WIB
Kaesang Pangarep Tiba di Lampung, Siap Dampingi Jokowi Blusukan 3 Hari
Jumat / 26-06-2026, 02:56 WIB
Israel Tegas Tak Akan Tarik Pasukan dari Lebanon, Upaya Mediasi AS Sia-sia
Jumat / 26-06-2026, 02:56 WIB
Profil Ginka Febriyanti Br Ginting, Komisaris Muda Pertamina Retail yang Aktif di Relawan
Jumat / 26-06-2026, 02:56 WIB
Mazdaspeed AZ-1: Kei Supercar Langka yang Jadi Incaran Kolektor
Jumat / 26-06-2026, 02:55 WIB
Chevy Silverado HD di Australia Dapat Paket Fifth-Wheel Hitch, Mampu Menarik 8.000 Kg
Jumat / 26-06-2026, 02:55 WIB
Multitasking: Ilmuwan Ungkap Dampak Sebenarnya pada Otak Anda
Jumat / 26-06-2026, 02:55 WIB
Millie Bobby Brown Telepon Para Pemain 'Stranger Things' Pastikan Tak Ada Masalah
Jumat / 26-06-2026, 02:49 WIB
Anggota Kongres AS: WNBA Akan Bangkrut Jika Caitlin Clark Pergi ke Eropa
Jumat / 26-06-2026, 02:49 WIB
Eva Longoria Pamer Tubuh Indah dengan Bikini Putih di Pantai Spanyol
Jumat / 26-06-2026, 02:49 WIB
Pertarungan Floyd Mayweather vs. Mike Zambidis di Yunani Batal gegara Gugatan
Jumat / 26-06-2026, 02:49 WIB
Surat Taylor Parker Minta Maaf ke Ayah Mantan Kekasih Usai Bunuh Teman
Jumat / 26-06-2026, 02:46 WIB
Link Live Streaming Curacao vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026
Jumat / 26-06-2026, 02:46 WIB






