Menteri ESDM Bahlil Kesal PLN Terlambat Antisipasi Pasokan Batu Bara
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia meluapkan kekesalannya terhadap PT PLN (Persero) terkait pemadaman listrik bergilir di sejumlah wilayah Pulau Jawa.
Bahlil menilai perusahaan itu terlambat mengantisipasi persoalan pasokan batu bara yang menjadi salah satu faktor terganggunya sistem kelistrikan.
>>> Waktu Minum Obat Hipertensi: Pagi atau Malam? Ini Kata Dokter
Menurut Bahlil, persoalan yang terjadi bukan semata-mata karena kurangnya pasokan batu bara nasional. Pemerintah telah menjamin ketersediaan pasokan melalui skema Domestic Market Obligation (DMO).
PLN memiliki kebutuhan batu bara sekitar 154 juta metrik ton per tahun. Sementara dari kewajiban DMO, perusahaan berpotensi mendapatkan pasokan hingga 180-190 juta metrik ton.
"Sudah ada komitmen pasokan sekitar 160 juta sampai 170 juta ton.
Yang sudah dikontrak mereka mencapai 134 juta ton dan beberapa hari lalu sudah naik menjadi 141 juta ton," kata Bahlil.
Namun, pasokan tersebut justru disebut mulai menipis pada pertengahan tahun. Bahlil menilai kondisi itu tidak masuk akal mengingat kebutuhan tahunan masih jauh dari batas konsumsi.
>>> Komunitas Abad ke-7 di Gua Spanyol Terisolasi 500 Tahun, Ditemukan Jejak Kekerasan dan Cacar
Ia menegaskan persoalan utama bukan hanya volume, melainkan kualitas batu bara yang diterima pembangkit listrik.
Batu bara kalori tinggi untuk pencampuran tidak tersedia dalam jumlah ideal sehingga konsumsi bahan bakar lebih besar.
Meski demikian, Bahlil menilai persoalan tersebut seharusnya bisa diantisipasi sejak awal melalui perencanaan operasional yang lebih matang dari PLN.
"Nah kalau pemerintah sudah memberikan domestic market obligation, teknisnya kan ada di perusahaan. Jangan air sudah sampai di batang leher baru teriak," tegasnya.
Bahlil mengaku turun langsung mengawasi penyelesaian persoalan tersebut dalam beberapa pekan terakhir. Ia bahkan menyebut dirinya kini bertindak layaknya manajer proyek untuk memastikan sistem kelistrikan kembali stabil.
>>> DJI Osmo Pocket 4P vs Insta360 Luna Ultra: Pertarungan Kamera Saku
Pemerintah terus mengevaluasi tata kelola pasokan energi agar pemadaman bergilir yang meresahkan masyarakat Jawa tidak terulang.
Update Terbaru
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
Jumat / 26-06-2026, 02:15 WIB
Gempa Besar Venezuela: 164 Tewas, Ribuan Orang Hilang, Dampak Terasa hingga 1.700 Km
Jumat / 26-06-2026, 02:15 WIB
Cara Cek Status Penerima Bansos PKH dan BPNT Tahap 3 Tahun 2026
Jumat / 26-06-2026, 02:14 WIB
PSI Bantah Jokowi Akan Ungkap Sosok 'Orang Kuat' di Balik Roy Suryo: Itu Kewenangannya Kejaksaan
Jumat / 26-06-2026, 01:55 WIB
Pemerintah Curigai Ada 'Permainan' di Balik Pemadaman Listrik di Jawa
Jumat / 26-06-2026, 01:50 WIB
Bahlil: Sabtu-Minggu Tetap Kerja, Biarlah Sakit di Kabinet, Rakyat Jangan Sakit
Jumat / 26-06-2026, 01:50 WIB
Roy Suryo Samakan Penangkapannya dengan Adegan Film G30S/PKI
Jumat / 26-06-2026, 01:50 WIB
DC Umumkan Anime Joker Pertama, Absolute Batman, dan Serial Krypto
Jumat / 26-06-2026, 01:49 WIB
Toyota Tawarkan Paket Off-Road untuk RAV4 Bekas di Jepang, Mulai Rp33 Juta
Jumat / 26-06-2026, 01:49 WIB
UAW Peringatkan Robot AI Ancam Pekerjaan Otomotif, Minta Jatah Keuntungan
Jumat / 26-06-2026, 01:49 WIB
Bahaya Mandi Lebih dari 10 Menit bagi Kulit Anda
Jumat / 26-06-2026, 01:49 WIB
Napas Bersama Cheetah: Kisah Sukarelawan yang Berubah Selamanya
Jumat / 26-06-2026, 01:49 WIB
AJ Dybantsa Ingin Sewa Koki Pribadi Usai Jadi Pilihan Pertama NBA Draft
Jumat / 26-06-2026, 01:45 WIB
A$AP Rocky Bercanda Soal 'Hubungan' dengan Fans di Konser Arizona
Jumat / 26-06-2026, 01:45 WIB






