Pasar kamera saku gimbal kini semakin panas.

DJI, yang selama ini menjadi pemain utama lewat seri Osmo Pocket, mendapat tantangan serius dari Insta360 dengan Luna Ultra.

in1

>>> Klaim Pendinginan 9°C Sorot Terakota Cetak 3D untuk Atasi Panas Kota

Kedua kamera ini sama-sama berukuran saku, memiliki gimbal internal, dan dilengkapi dua lensa: wide-angle untuk pemandangan serta zoom untuk subjek jarak jauh.

Ini pertama kalinya kedua merek menghadirkan dual-lens di kategori ini.

DJI Osmo Pocket 4P: Unggul di Rentang Dinamis dan Pengisian Cepat

Osmo Pocket 4P membawa sensor utama 1 inci dengan lensa wide-angle 20mm f/2.0 dan lensa zoom 60mm f/1.8 yang disebut DJI sebagai "golden portrait" karena menghasilkan efek bokeh alami.

Gimbal kamera ini menawarkan rentang dinamis 17 stop, naik dari 14 stop pada Pocket 4 standar.

Artinya, kamera mampu menangkap detail di area terang dan gelap dalam satu bidikan.

Pocket 4P dapat merekam video 4K hingga 240fps untuk gerakan lambat super halus.

Kamera ini memiliki penyimpanan internal 103GB dan baterai 210 menit yang bisa diisi hingga 80% hanya dalam 18 menit.

Fitur ActiveTrack 8.0 memungkinkan pelacakan subjek tetap akurat bahkan saat menggunakan lensa zoom. Bobotnya 230 gram dan mendukung Wi-Fi 6 serta USB 3.1.

Harga di China mulai sekitar 3.799 yuan (sekitar $525 USD), dengan perkiraan harga global $649–$699.

Namun, karena DJI masuk dalam FCC Covered List AS sejak akhir 2025, Pocket 4P tidak dijual resmi di Amerika Serikat.

Insta360 Luna Ultra: Layar Lepas, 8K, dan Ketersediaan Global

Insta360 Luna Ultra diumumkan pada Juni dan langsung tersedia secara global, termasuk di AS, dengan harga $769,99.