Persaingan di sektor fotografi ponsel pintar kelas atas semakin memanas seiring kehadiran iPhone 17 Pro Max dan Vivo X300 Ultra.

Kedua perangkat premium ini langsung menjadi pusat perhatian di pasar global karena membawa teknologi optik yang mencolok.

in1

>>> Amerika Serikat Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026 Usai Kalahkan Australia

Apple tampil percaya diri melalui lini premium iPhone 17 Pro Max. Sementara itu, Vivo menanggapi tantangan tersebut dengan meluncurkan varian tangguh yang dijuluki monster, yaitu Vivo X300 Ultra.

Konfigurasi Kamera dan Sensor

Apple menerapkan strategi berani pada iPhone 17 Pro Max dengan menyamakan resolusi di seluruh kamera belakangnya.

Langkah ini diambil untuk menciptakan konsistensi warna serta detail yang merata pada setiap fokal lensa.

Sistem Pro Fusion 48MP milik Apple menggabungkan lensa utama 48MP (f/1.78) dengan sensor-shift OIS generasi kedua.

Rangkaian tersebut dipadukan bersama lensa ultrawide 48MP (f/2.2) dan lensa periskop telefoto 48MP (f/2.8).

Di sisi lain, Vivo X300 Ultra tampil lebih agresif melalui kolaborasi strategis bersama ZEISS.

Lensa utama ponsel ini menggunakan sensor Sony LYT-901 beresolusi 200MP (f/1.9) yang dioptimalkan untuk kebutuhan dokumenter 35mm.

Vivo juga menyematkan sensor Sony LYT-818 50MP pada kamera ultrawide.

Komponen paling unggul terletak pada lensa periskop APO Telefoto 85mm yang membawa resolusi mencapai 200MP dengan sensor Samsung ISOCELL HP0.

Kemampuan Zoom dan Stabilisasi

Untuk urusan perbesaran gambar, iPhone 17 Pro Max memanfaatkan struktur tetrapresma. Desain ini memberikan kemampuan 4x optical zoom serta 8x optical-quality zoom melalui metode pemotongan sensor.

Namun, Vivo X300 Ultra menawarkan fungsionalitas periskop yang lebih tinggi dengan basis 3.7x optical zoom pada sensor 200MP.