Sebanyak 35 siswa sekolah dasar di Purbalingga mengikuti program pengenalan energi terbarukan berbasis STEM yang digelar Universitas Telkom.

Kegiatan bertajuk Petualangan Sains Cilik: Berkenalan dengan Energi Matahari ini berlangsung di Limbah Pustaka Desa Muntang pada Sabtu, 13 Juni 2026.

>>> Marc Klok Terbang ke Miami untuk Saksikan Piala Dunia 2026

Program ini bertujuan meningkatkan literasi sains dan teknologi sejak dini melalui pemahaman konsep energi matahari sebagai sumber energi ramah lingkungan.

Para peserta dilatih merakit mainan bertenaga surya secara berkelompok dengan menghubungkan panel surya, motor listrik, dan roda.

Pembelajaran Interaktif dan Bermakna

Ketua Pelaksana kegiatan, Dasril Aldo, mengatakan pendekatan edukasi sains untuk anak-anak harus dikemas menyenangkan agar mudah dipahami.

"Anak-anak memiliki rasa ingin tahu tinggi. Ketika mereka melihat sendiri cahaya matahari menggerakkan alat, pembelajaran menjadi lebih bermakna," ujar Dasril.

>>> Ambisi Cristiano Ronaldo di Piala Dunia 2026 Bisa Jadi Pedang Bermata Dua bagi Portugal

Melalui praktik perakitan, siswa diperkenalkan pada konsep perubahan energi, penggunaan panel surya, perancangan sederhana, hingga pengamatan hasil kerja.

Program ini dirancang mengasah keterampilan berpikir kritis, kreativitas, komunikasi, kolaborasi, dan pemecahan masalah.

Dasril berharap kegiatan ini menumbuhkan keberanian bertanya, mencoba, dan berinovasi sebagai fondasi penting pembelajaran STEM.

>>> Jasindo Mitigasi Perlambatan Premi Asuransi Lewat Diversifikasi

Kegiatan pengabdian masyarakat ini didanai Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri melalui Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan.