Dr Tifa Sebut Penangkapan Dirinya Berlebihan, Seperti Gembong Narkoba
Dokter Tifauzia Tyassuma atau Dr Tifa akhirnya angkat bicara soal penangkapan dirinya oleh polisi pada Jumat, 19 Juni 2026.
Meski penahanannya telah ditangguhkan, ia mengaku tidak terkejut dengan tindakan aparat.
>>> Strategi Pangkas Produk Berbuah Manis, Laba JELI Naik 220%
Menurut Dr Tifa, momen penangkapan itu sudah masuk dalam kalkulasi dan simulasi pribadinya sejak setahun lalu.
"Saya setahun sudah ada simulasi A, B, C, D, termasuk saya sudah kalkulasi saya ditangkap, saya enggak heran," ujarnya dalam wawancara dengan Bambang Widjojanto.
Ia menyoroti pengerahan personel kepolisian yang dinilainya sangat berlebihan. Dr Tifa membandingkan proses penjemputan dirinya dan pakar telematika Roy Suryo seperti operasi penangkapan gembong narkoba.
Dr Tifa membeberkan ada sekitar empat mobil penuh personel yang mendatangi kediamannya. Total ada puluhan aparat yang diterjunkan hari itu.
"Bayangkan 4 mobil, orangnya penuh, mungkin ada 30 orang untuk menangkap seorang perempuan yang tidak ke mana-mana.
Total ada 88 orang operasi penangkapan reserse untuk hari itu, buat kami berdua," ungkapnya.
Ia menilai pengerahan puluhan personel itu sengaja dilakukan untuk menjatuhkan martabatnya di depan publik.
>>> IIMS 2027 Hadir Lebih Luas, Rute Test Drive Tembus Luar JIExpo
Padahal, selama tujuh bulan terakhir ia selalu bersikap kooperatif dan disiplin memenuhi kewajiban wajib lapor.
"Negosiasi saya tak terbantahkan, bahwa selama ini kooperatif. Tepat waktu disuruh wajib lapor jam 10, ya datang tepat waktu, tanpa harus begini.
Itu buat menjatuhkan marwah saya," tuturnya.
Dr Tifa juga menceritakan sempat terjadi ketegangan dan adu argumen dengan petugas di area rumahnya. Namun kondisinya tidak separah yang dialami Roy Suryo.
"Ketika kami berdebat di parkiran rumah saya, syukur saya tidak didobrak kayak Mas Roy," tambah Dr Tifa.
Mengenai respons keluarga, Dr Tifa menegaskan anak-anaknya dalam kondisi tegar. Berkat persiapan mental selama setahun, keluarganya berhasil melewati masa sulit termasuk doxing di media sosial.
"Reaksi anak-anak saya, mereka melampaui masa kedukaan. Anak-anak saya dapat doxing udah melewati fase ketakutan, anak-anak sudah tahu.
>>> Tantangan RI di Industri EV: Nikel Bukan Satu-Satunya Pilihan
Saya diuntungkan dengan waktu satu tahun sudah persiapan secara mental," pungkasnya.
Update Terbaru
TikTok dan YouTube Lapor ke Komdigi, 4,7 Juta Akun Anak RI Dihapus
Jumat / 26-06-2026, 14:20 WIB
Profil Thalia Tran Pemeran Mai dalam serial live-action Avatar: The Last Airbender Season 2
Jumat / 26-06-2026, 14:17 WIB
Tebak Artis BET Awards Ini dari Foto Masa Kecilnya
Jumat / 26-06-2026, 14:15 WIB
Diskon Besar Produk Kecantikan di Amazon Prime Day 2026
Jumat / 26-06-2026, 14:14 WIB
Handuk John Travolta dari Film 'Pulp Fiction' Dilelang
Jumat / 26-06-2026, 14:14 WIB
Kisah Abadi Perjuangan Bunda Iffet Bersihkan Slank dari Narkoba
Jumat / 26-06-2026, 14:14 WIB
Kapal Singapura Diserang Drone di Selat Hormuz, PBB Hentikan Pengawalan
Jumat / 26-06-2026, 14:14 WIB
Misbakhun: Angka TKD 2027 Belum Final, Aspirasi Daerah Jadi Perhatian
Jumat / 26-06-2026, 14:14 WIB
AVC Men's Cup: Timnas Voli Indonesia Hadapi Oman di Laga Penentuan
Jumat / 26-06-2026, 14:14 WIB
Polda Banten Bongkar Penipuan Haji Khusus, Kerugian Capai Rp7,65 Miliar
Jumat / 26-06-2026, 14:12 WIB
Jadwal KRL Jogja-Solo 26-28 Juni 2026, Lengkap dari Tugu ke Palur
Jumat / 26-06-2026, 14:11 WIB
Daftar SPKLU di Medan: Lokasi Pengisian Daya dari Standard hingga Fast Charging
Jumat / 26-06-2026, 14:11 WIB
Supergirl Tampil Lebih Personal, Milly Alcock Jadi Kekuatan Utama Film Baru DC
Jumat / 26-06-2026, 14:03 WIB






