Dua mantan anggota Florida Highway Patrol (FHP) ditangkap pada Rabu lalu atas tuduhan penipuan terkait klaim pembayaran shift di luar tugas yang tidak pernah mereka jalani.

Kapten Lenita King (63) dan Trooper Maurice Vilsaint (43) didakwa melakukan penipuan terhadap ChampionsGate Community Development District, yang mempekerjakan mereka untuk memberikan layanan penegakan hukum dan membayar melalui perusahaan pribadi mereka.

in1

Keduanya dibebaskan dengan jaminan dari Penjara Osceola County setelah menyerahkan diri.

Mereka menghadapi tuduhan pencurian besar, penipuan untuk mendapatkan properti, pemalsuan catatan publik, dan pemalsuan dokumen resmi sebagai pelayan publik.

Kronologi Kasus Vilsaint

Vilsaint, yang bertugas di FHP selama 18 tahun dan ditugaskan untuk penegakan kendaraan komersial, dituduh mengumpulkan pembayaran sebesar $12.220 selama 48 hari tidak bekerja antara Oktober dan Maret.

Ia juga menagih $3.120 untuk 12 hari di bulan April yang tidak diterimanya.

Investigasi terhadap shift-nya dari Juni 2025 hingga April 2026 menemukan ketidaksesuaian antara laporan yang diajukan ke distrik dan yang diserahkan ke FHP.

Penyidik mengklaim ia mematikan pelacak GPS kendaraannya pada beberapa hari yang dipermasalahkan, sehingga menghalangi konfirmasi keberadaannya.

Pada hari-hari saat pelacak menyala, penyidik memastikan ia tidak pernah mengemudi ke ChampionsGate.

Selain itu, ia menagih distrik untuk jam kerja saat ia sedang bertugas untuk FHP, dan pada beberapa kesempatan saat ia berada di luar Amerika Serikat untuk perjalanan internasional.

Kasus King dan Tindak Lanjut

King, veteran FHP selama 22 tahun, dituduh memalsukan sembilan hari kerja di luar tugas di ChampionsGate dengan total $3.517, termasuk $1.753 di bulan April yang tidak dibayarkan karena distrik mengetahui penipuannya.