Kabar gembira datang bagi penggemar anime horor misteri Higurashi: When They Cry.

Dalam siaran spesial peringatan 20 tahun anime televisinya, Kadokawa resmi mengumumkan bahwa proyek anime televisi baru telah mendapatkan lampu hijau untuk diproduksi.

in1

>>> Demonstrasi Bayaran Dinilai Rusak Demokrasi, Dalang Harus Ditindak

Bersamaan dengan pengumuman tersebut, sebuah teaser visual dan video promosi perdana juga dirilis. Keduanya memberikan petunjuk awal mengenai kembalinya waralaba horor psikologis yang berpengaruh ini.

Proyek anime baru ini akan kembali diproduksi oleh Studio DEEN.

Studio yang sama menggarap adaptasi anime pertama Higurashi pada 2006 dan sejumlah seri lanjutan yang membangun popularitas waralaba di seluruh dunia.

Video promosi menampilkan pesan singkat bertuliskan "Selamat datang kembali, semuanya." Kalimat tersebut juga muncul dalam teaser visual yang menampilkan Rena Ryugu dengan senyum khasnya.

Bagi penggemar lama, pesan itu terasa seperti ajakan untuk kembali mengunjungi Hinamizawa.

Desa kecil itu selama bertahun-tahun menjadi lokasi berbagai misteri, tragedi, dan kejadian mengerikan yang membentuk identitas seri ini.

Pengisi Suara Asli Kembali

Pihak produksi memastikan bahwa para pengisi suara utama akan kembali memerankan karakter mereka masing-masing.

Soichiro Hoshi kembali sebagai Keiichi Maebara, Mai Nakahara sebagai Rena Ryugu, Satsuki Yukino mengisi suara Mion dan Shion Sonozaki, Mika Kanai kembali sebagai Satoko Hojo, serta Yukari Tamura mengulangi perannya sebagai Rika Furude.

Kehadiran kembali jajaran pengisi suara asli ini disambut positif. Mereka dianggap mampu mempertahankan nuansa khas yang telah melekat pada serial tersebut selama bertahun-tahun.

Sejarah Higurashi: When They Cry

Higurashi: When They Cry berawal dari visual novel karya Ryukishi07 dan kelompok kreatif 07th Expansion yang pertama kali dirilis pada 2002 dalam acara Comiket.