FPTHSI: Anggaran Pendidikan Cukup, Distribusi yang Salah

Dewan Pembina Forum Pendidikan dan Tenaga Honorer Swasta Indonesia (FPTHSI) Didi Suprijadi menilai persoalan kesejahteraan guru tidak semata-mata terkait keterbatasan anggaran negara.
Menurutnya, anggaran pendidikan saat ini sudah cukup besar karena telah memenuhi amanat konstitusi, yaitu 20 persen dari APBN dan APBD.
Pernyataan itu disampaikan Didi saat merespons pidato Presiden Prabowo Subianto yang menyebut ruang fiskal untuk meningkatkan kesejahteraan guru masih terbatas akibat kebocoran penerimaan negara.
Didi menegaskan bahwa persoalan utama bukan pada besaran anggaran, melainkan distribusi dan penggunaannya yang belum tepat sasaran.
"Anggaran pendidikan sudah cukup tinggi sesuai UUD 45, 20 persen dari APBN dan APBD.
Anggaran pendidikan jangan dikaitkan dengan anggaran lainnya program pemerintah seperti MBG, persoalannya distribusi yang belum tepat sasaran," kata Didi kepada Suara.
com, Kamis (25/6/2026).
Ia mencontohkan, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah yang membawahi jutaan peserta didik dari TK hingga SMA/SMK justru menerima anggaran lebih kecil dibanding program pendidikan kedinasan.
"Misal Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah hanya menerima kurang dari Rp100 triliun untuk jutaan murid TK, SD, SMP, SMA, SMK.
>>> Profil Nicky Kay, Vokalis OKAAY yang Memilih Mundur dari Grup Duo
Bandingkan dengan program pendidikan kedinasan dengan anggaran lebih dari Rp100 triliun dengan sasaran hanya ribuan peserta didik," tuturnya.
Didi menilai masyarakat selalu memaknai pendidikan sebagai layanan untuk anak-anak sekolah, sehingga alokasi anggaran seharusnya lebih banyak diarahkan ke sektor tersebut.
Selain itu, Didi juga menyoroti kebocoran dalam pengelolaan penerimaan negara yang membuat ruang fiskal pemerintah tidak optimal.
Update Terbaru
4 Pilihan Cushion Mini, Solusi Praktis Touch-Up di Mana Saja
Kamis / 25-06-2026, 16:00 WIB
PDIP Kritik Pernyataan Prabowo soal Demo Bayaran, Dinilai Bernada Ancaman
Kamis / 25-06-2026, 16:00 WIB
Cara Cek Pencairan Bansos PKH dan BPNT 2026 dengan Nominal Mencapai Rp2,1 Juta
Kamis / 25-06-2026, 15:49 WIB
Cek Bansos PKH dan BPNT 2026, Begini Cara Mengetahui Status Penerima Bantuan
Kamis / 25-06-2026, 15:49 WIB
4 Strategi SoftBank untuk Akselerasi Inovasi AI pada 2026
Kamis / 25-06-2026, 15:46 WIB
Cara Cek Bansos Lansia dan Disabilitas Online Lewat HP
Kamis / 25-06-2026, 15:46 WIB
Cek Bansos BPNT Online 2026: Cara Mudah Ketahui Status Penerima
Kamis / 25-06-2026, 15:46 WIB
Mayoritas Konsumen Daihatsu Adalah Pembeli Mobil Pertama
Kamis / 25-06-2026, 15:43 WIB
Isi Kepala Jokowi dan Gibran soal Prabowo: Ketakutan Politik 2029?
Kamis / 25-06-2026, 15:43 WIB
Rupiah Melemah, Perusahaan Asuransi Mulai Hitung Ulang Premi
Kamis / 25-06-2026, 15:42 WIB
Ekspor Kerajinan RI Tembus Rp2,97 Triliun di Kuartal I 2026, Tumbuh 4,08 Persen
Kamis / 25-06-2026, 15:42 WIB
Kemlu: Banyak Investor Baru Masuk, Hengkangnya Dua Perusahaan Tak Cerminkan Iklim Investasi
Kamis / 25-06-2026, 15:40 WIB
Bolehkah Ibu Menyusui Minum Kopi? Ini Batas Aman Kafein
Kamis / 25-06-2026, 15:36 WIB
Tumpahan Batu Bara Cemari Pantai Pangandaran, Habitat Penyu Terancam
Kamis / 25-06-2026, 15:36 WIB






