Kejaksaan Agung (Kejagung) memastikan tidak menyita 17.600 unit motor listrik program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sempat disegel.

Kendaraan tersebut tetap bisa digunakan oleh Badan Gizi Nasional (BGN).

in1

>>> Jadwal Bioskop Trans TV 26 - 28 Juni 2026

Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung, Syarief Sulaeman Nahdi, mengatakan motor listrik MBG tidak disita oleh penyidik. Status penyegelan hanya untuk mengawasi pergerakan selama proses penyidikan.

"Boleh (didistribusikan), karena tidak kami sita," ujar Syarief. Keputusan ini diambil karena seluruh motor telah dibayar lunas menggunakan anggaran negara.

Syarief menambahkan, penggunaan motor listrik akan diserahkan kepada BGN. Pihaknya akan berkoordinasi terkait pengeluaran dari gudang.

Dengan demikian, BGN tetap boleh mengelola 17.600 unit motor listrik MBG yang dibeli dari Emmo Electric Mobility.

Motor ini awalnya ditujukan untuk mendukung operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

>>> Daftar Acara Trans TV Jumat, 26 Juni 2026 Ada Film Bioskop Men in Black: International dan Run (2020), Brownies, Insert dan Pagi-Pagi Ambyar + Link

Penyidik hanya mempersoalkan dugaan mark-up harga dalam pengadaan motor listrik MBG, bukan keberadaan fisik barang. Jika disita, nilai ekonomis kendaraan dikhawatirkan menurun karena tidak digunakan.

"Kalau kami sita, kekhawatirannya sepeda motor itu akan menyusut nilai keekonomisannya. Karena kami menyidik masalah mark-up harganya," pungkas Syarief.

Syarief juga mengungkapkan masih ada ratusan unit motor listrik MBG yang belum dirakit. Jumlah pastinya masih dalam pendataan penyidik.

Sebelumnya, Jampidsus Kejagung melakukan penyegelan terhadap motor listrik MBG di gudang Sentul, Kabupaten Bogor. Penyegelan bagian dari penyidikan dugaan korupsi tata kelola program MBG.

BGN sempat mewacanakan menghibahkan motor listrik tersebut kepada guru di daerah yang terkendala akses transportasi.

>>> Lepas Resmi Luncurkan E4 EV, Mobil Listrik Pertama di Indonesia

Wacana ini mendapat dukungan DPR RI karena SPPG dinilai tidak membutuhkan mobilisasi dalam membuat makanan.