Kejagung Ungkap 12 Perkara Besar, dari Korupsi Timah Rp300 T hingga MBG

Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah mengungkap 12 perkara besar yang tengah ditangani Kejaksaan Agung.
Kasus-kasus tersebut dinilai berdampak langsung terhadap masyarakat dan perekonomian nasional.
>>> Diadukan Ruben Onsu ke KPAI, Sarwendah Siap Tunjukkan Bukti Balasan
Febrie mengatakan penanganan korupsi kini difokuskan pada sektor strategis. Prioritas diberikan pada perkara yang berkaitan dengan kebutuhan dasar masyarakat.
"Pemberantasan korupsi harus fokus, diarahkan pada perkara yang menyangkut hajat hidup rakyat banyak dan kepentingan negara atau program pemerintah," kata Febrie.
Menurutnya, korupsi di sektor pangan, energi, sumber daya alam, hingga program pemerintah memiliki dampak luas. Kerugiannya tidak hanya berupa hilangnya uang negara.
Febrie menyebut pendekatan penegakan hukum saat ini juga memperhitungkan dampak ekonomi secara menyeluruh. Kerusakan lingkungan dan beban sosial turut menjadi bagian yang diperhatikan dalam proses hukum.
Daftar 12 Perkara Besar Kejagung
Kasus tata niaga timah menjadi perkara dengan nilai kerugian terbesar, mencapai Rp300,003 triliun.
>>> Cara Cek Pencairan BLT Dana Desa 2026 Rp300.000–Rp1,8 Juta
Posisi kedua ditempati kasus tata kelola minyak mentah dan produk kilang PT Pertamina dengan kerugian Rp285,017 triliun.
Selain itu, Kejagung juga menangani kasus PT Asabri dengan kerugian Rp22,788 triliun dan kasus PT Jiwasraya sebesar Rp16,8 triliun.
Perkara lain termasuk korupsi ekspor CPO, PT Duta Palma Group, pengadaan pesawat Garuda Indonesia, BTS 4G Kominfo, impor baja, impor tekstil, dan program digitalisasi pendidikan Kemendikbudristek.
Kejagung juga tengah mengusut dugaan korupsi Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hingga kini penyidik telah menetapkan enam tersangka dari unsur mantan pejabat dan pihak swasta.
>>> 10 Kebiasaan Buruk Bikin Rezeki Mampet Menurut Feng Shui
Perhitungan kerugian negara dalam kasus MBG masih dilakukan auditor. Penyidikan perkara tersebut disebut terus berkembang.
Update Terbaru
FIFA Jelaskan Alasan Jude Bellingham Tak Dapat Kartu Merah
Kamis / 25-06-2026, 09:45 WIB
Harga GTA 6 Mulai Rp1,1 Jutaan, Ada Versi Ultimate Edition
Kamis / 25-06-2026, 09:45 WIB
Steam Machine Resmi Dijual, Harganya Lebih Mahal dari PS5 Pro
Kamis / 25-06-2026, 09:45 WIB
Barang Eks Hotel Sultan Dipindahkan ke Dua Gudang, Ditargetkan Rampung Sebulan
Kamis / 25-06-2026, 09:42 WIB
Trump Ancam Hentikan Negosiasi Damai Jika Iran Pungut Biaya di Selat Hormuz
Kamis / 25-06-2026, 09:40 WIB
Sertifikasi AI Jadi Nilai Tambah, 96 Persen Perusahaan Siap Bayar Karyawan Lebih Mahal
Kamis / 25-06-2026, 09:40 WIB
Pidato Prabowo di PENAS Tuai Kontroversi, Netizen Kecewa
Kamis / 25-06-2026, 09:40 WIB
Nonton Film Spider-Man: Brand New Day (2026) Full Movie Kualitas HD dan Sinopsisnya
Kamis / 25-06-2026, 09:35 WIB
Cara Cek 5 Jenis Bansos Pemerintah yang Cair Awal 2026
Kamis / 25-06-2026, 09:26 WIB
Cara Cek Penyaluran Dana Bansos BPNT 3 Kali Lipat di Rekening KKS Resmi 2026
Kamis / 25-06-2026, 09:25 WIB
Ferrari Sendiri yang Membuat SF90 XX Ini, Bukan Mansory
Kamis / 25-06-2026, 09:14 WIB
Huawei MatePad Mini Resmi di Indonesia, Tablet Mini Tertipis dan Teringan Rp8,9 Juta
Kamis / 25-06-2026, 09:11 WIB
Hipertensi di Usia Muda Tingkatkan Risiko Gagal Jantung dan Ginjal
Kamis / 25-06-2026, 09:11 WIB
Shell Ciptakan Mobil Listrik Super Irit dengan Teknologi Pendingin Imersif
Kamis / 25-06-2026, 09:11 WIB






