Penyidik Korps Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri menggeledah Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean Juanda di Sidoarjo, Jawa Timur, pada Rabu (24/6).

Penggeledahan ini terkait dugaan korupsi dalam impor telepon seluler bekas atau HP seken secara ilegal.

in1

>>> Barack Obama Akui Lebih Banyak Untung dari Pernikahan Dibanding Michelle

Selain kantor Bea Cukai, polisi juga menggeledah tiga lokasi lain di Sidoarjo dan Surabaya.

Empat Lokasi Sasaran Penggeledahan

Empat lokasi yang menjadi sasaran adalah Kantor KPPBC Tipe Madya Pabean Juanda, Gudang Kargo Juanda PT Jasa Angkasa Semesta (JAS), serta rumah dua individu berinisial MT dan AY di Surabaya.

MT merupakan pihak swasta importir, sedangkan AY adalah oknum dari Bea Cukai. Keduanya masih berstatus saksi.

Dari rumah MT, penyidik menyita lima unit iPhone, satu DVR CCTV, rekening koran, catatan pembagian slip setoran, uang tunai Rp165 juta, dan 14.200 Dolar Singapura.

Di rumah AY, disita perhiasan emas 22 gram, satu sertifikat tanah dan bangunan beserta AJB, delapan SHGB, dan satu BPKB motor.

Di Kantor Bea Cukai, polisi menyita tiga kontainer dokumen dan satu file mirroring aplikasi CEISA. Satu kontainer dokumen juga diamankan di Gudang Kargo Juanda PT JAS.

Dugaan Modus Praktik Ilegal

Penyidik Utama Tingkat Dua Kortastipidkor Brigjen Mulya Hakim Solihin menjelaskan, modus yang digunakan adalah memasukkan ponsel bekas impor melalui Pabean Juanda dengan dokumen tidak sesuai.

>>> Kolam Refleksi Kembali Biru, Garis Misterius di Dasarnya Makin Terlihat

Barang-barang tersebut diduga sengaja tidak menjalani pemeriksaan fisik karena keterlibatan petugas.

Penyidikan juga menemukan dugaan aliran uang kepada penyelenggara negara dalam praktik ini yang berlangsung sejak 2024 hingga 2026.

Asal barang impor sebagian besar dari China, namun penyidik masih mendalami kemungkinan negara asal lainnya.

Hingga saat ini, penyidik telah memeriksa sekitar 30 orang dari pihak Bea Cukai dan 20 orang dari pihak swasta sebagai saksi.

Belum ada tersangka yang ditetapkan.

Mulya menambahkan, jumlah tersangka berpotensi lebih dari satu. Nilai kerugian negara masih dalam penghitungan dengan melibatkan tenaga ahli.

>>> Bunnie XO Banjir DM Pria Usai Cerai dari Jelly Roll

Kortastipidkor berkomitmen menuntaskan perkara ini secara transparan dan tidak pandang bulu.