PLTU Pelabuhan Ratu Terus Gunakan Co-firing Biomassa dari Sorgum
PLTU Pelabuhan Ratu di Sukabumi terus menggunakan biomassa sorgum sebagai bahan bakar pendamping (co-firing) sejak tahun 2025.
Langkah ini ditandai dengan panen raya tanaman sorgum dan pengiriman perdana biomassa sorgum dust dari Perkebunan Sorgum Cilegok, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi.
>>> Transjakarta Bantah Penumpang Ngamuk di Koridor 5 Adalah Copet
Program ini merupakan bagian dari upaya PLN Indonesia Power mempercepat transisi energi bersih melalui energi baru terbarukan (EBT) berbasis masyarakat.
Direktur Utama PLN Indonesia Power Bernadus Sudarmanta mengatakan program ini merupakan sinergi antara sektor energi dan pertanian yang mendukung ketahanan energi nasional dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Program biomassa sorgum ini menjadi bukti bahwa transisi energi tidak harus mengorbankan kepentingan masyarakat.
Justru sebaliknya, kami ingin memastikan masyarakat di sekitar wilayah operasi turut merasakan manfaat ekonomi dari setiap langkah transformasi energi yang kami jalankan," ujar Bernadus, Rabu (24/6/2026).
Program biomassa sorgum telah berjalan sejak 2025, dimulai dari penanaman hingga panen raya tahun ini.
>>> Glosarium Istilah Gaming: Dari Pwned hingga Kiting yang Perlu Anda Ketahui
Sorgum dipilih karena memiliki manfaat ganda: bulirnya untuk ketahanan pangan, sedangkan batang dan daunnya diolah menjadi sorgum dust sebagai bahan bakar pendamping batu bara di PLTU Pelabuhan Ratu.
PLN Indonesia Power berperan sebagai off-taker atau pembeli hasil panen biomassa masyarakat, sehingga memberikan kepastian pasar bagi petani.
Keberhasilan program ini di Pelabuhan Ratu diharapkan dapat menjadi model yang diterapkan di wilayah operasional lainnya.
"Kami berkomitmen untuk terus memperluas program biomassa berbasis masyarakat ini, sejalan dengan upaya mempercepat pencapaian target Net Zero Emissions sekaligus mewujudkan ekonomi sirkular yang mandiri di berbagai wilayah operasi," kata Bernadus.
Pengiriman perdana biomassa sorgum dust menandai dimulainya pemanfaatan bahan bakar alternatif hasil pertanian masyarakat untuk operasional PLTU Pelabuhan Ratu.
>>> Gaji Guru Diminta Minimal Rp5 Juta per Bulan, Respons atas Pidato Prabowo
PLN Indonesia Power berharap kolaborasi antara perusahaan, pemerintah daerah, dan petani dapat terus diperluas sehingga semakin banyak masyarakat memperoleh manfaat ekonomi dari pengembangan energi hijau berbasis biomassa.
Update Terbaru
Rekomendasi Restoran Baru di Serpong: Kafe Estetik hingga Spot City View
Rabu / 24-06-2026, 20:42 WIB
Gaya Syahrini Rayakan Ultah Reino Barack di Belgia, Tenteng Tas Rp 10,7 M
Rabu / 24-06-2026, 20:42 WIB
120 Nama Bayi Laki-Laki Lahir Juli Modern 2 Kata Beserta Artinya
Rabu / 24-06-2026, 20:35 WIB
Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: Nyesel Tak Memilih Saya?
Rabu / 24-06-2026, 20:25 WIB
Suhu AC Ideal agar Tidak Boros Listrik, Ini Trik Hemat Tagihan
Rabu / 24-06-2026, 20:25 WIB
Kejutan di Eastbourne: Unggulan Teratas Paolini Tersingkir
Rabu / 24-06-2026, 20:22 WIB
Brantas Abipraya Dorong Infrastruktur yang Buka Ruang Ekonomi Masyarakat
Rabu / 24-06-2026, 20:22 WIB
Investor Global Tunggu Hasil Negosiasi AS-Iran, Pasar Siap Bergerak
Rabu / 24-06-2026, 20:21 WIB
Pertamina Setor Rp360,76 Triliun ke Kas Negara Sepanjang 2025
Rabu / 24-06-2026, 20:21 WIB
Pelindo Regional 2 Banten Perkuat Layanan di Pelabuhan Ciwandan
Rabu / 24-06-2026, 20:21 WIB
Pabrik Nissan di Mississippi Capai Produksi Satu Juta Unit Frontier
Rabu / 24-06-2026, 20:00 WIB
Cara Install Aplikasi Google di Tablet Huawei Tanpa Ribet
Rabu / 24-06-2026, 20:00 WIB
Google Messages di Galaxy Kini Dukung Tema Chat Lebih Warna-warni
Rabu / 24-06-2026, 20:00 WIB
Ilmuwan Akhirnya Menjelaskan Efek Tatapan Mata Anjing pada Otak Manusia
Rabu / 24-06-2026, 19:59 WIB






