Kawasan Serpong terus bertumbuh dengan hadirnya tempat kuliner baru yang tak hanya mengandalkan menu, tetapi juga suasana.

Dua restoran yang relatif baru, Kaiia dan Hygge, menawarkan karakter yang kontras namun sama-sama menarik untuk dikunjungi.

in1

>>> Gaya Syahrini Rayakan Ultah Reino Barack di Belgia, Tenteng Tas Rp 10,7 M

Kaiia: Hangat dan Intim di Gading Serpong

Berlokasi di Maggiore Business Loft, Kaiia baru buka pada Januari 2026.

Interiornya memadukan gaya retro modern tropikal dengan sentuhan industrial, lengkap dengan elemen kayu, tanaman hijau, dan langit-langit terbuka.

Pencahayaan lembut menciptakan suasana santai yang membuat pengunjung betah berlama-lama.

Menu yang dicoba antara lain Chicken Lemon Picatta (Rp 110.000) dengan saus lemon seimbang dan daging ayam lembut, serta Butter Matcha (Rp 65.000) yang cenderung pahit dengan sentuhan butter ringan.

Lychee Berry Boost (Rp 65.000) lebih didominasi rasa semangka dan air kelapa, sementara Matcha Fondant (Rp 75.000) hadir dengan jeda sekitar 20 menit.

Staf di Kaiia tampak masih beradaptasi, terutama dalam memberikan rekomendasi menu.

>>> 120 Nama Bayi Laki-Laki Lahir Juli Modern 2 Kata Beserta Artinya

Hygge: City View di BSD Grand Boulevard

Hygge yang sudah buka sejak April 2025 berada di BSD Grand Boulevard, dalam area yang dikenal sebagai kastil BSD.

Bangunannya membulat dengan sentuhan tropis dan mediteranian modern.

Daya tarik utama adalah area luar ruang dengan deretan kursi menghadap perempatan besar, menawarkan pemandangan lalu lintas yang dinamis.

Portuguese Egg Tart (Rp 18.000) disajikan hangat dengan rasa manis pas.

Salmon Oyakodon (Rp 87.000) berisi salmon panggang, tobiko, jamur, bawang, nasi putih, dan telur tornado dengan saus dashi manis, meski telur yang diminta setengah matang datang matang penuh.

Pistachio Latte (Rp 55.000) terasa creamy dan mudah dinikmati.

>>> Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: Nyesel Tak Memilih Saya?

Kaiia menawarkan ruang untuk memperlambat waktu, sementara Hygge memberi perspektif kota yang lebih terbuka. Pilihan tempat kuliner kini tak hanya soal rasa, tetapi juga suasana yang dicari.