Mantan bintang UFC, Dustin Poirier, ditangkap di Bandara Atlanta setelah mengamuk karena diturunkan dari pesawat. Ia menantang polisi untuk berkelahi.

Insiden terjadi pada Selasa (23/6) waktu setempat. Poirier diturunkan dari pesawat karena dalam kondisi mabuk.

in1

>>> Kim Jong Un Umumkan Perkuat Angkatan Laut dengan Senjata Nuklir

Poirier merasa tidak terima dan memaki-maki petugas sambil menantang mereka bertarung. Video aksinya viral di media sosial.

"Ayo kawan. Ada apa sekumpulan orang brengsek.

Ayo. Ayo.

Pembohong (umpatan). Ya, keluarkan saya dari pesawat.

Semua teman saya pulang ke rumah, sekarang apa?" ujar Poirier dalam video tersebut.

Petugas polisi mengenali dan mengonfirmasi apakah dia benar-benar Poirier. Legenda UFC itu justru menantang polisi baku hantam.

"Apakah Anda Dustin Poirier?" tanya petugas.

Poirier merespons dengan kesal, "Hei, sialan kau, bro. Hei sialan dia, dan sialan dia.

>>> Harga GTA 6 Resmi: Edisi Standar $79,99, Ultimate $99,99

Saya akan melawanmu sekarang juga."

Poirier terus mengeluarkan umpatan sehingga petugas mengeluarkan taser atau senjata kejut listrik. Namun, taser itu tidak sampai digunakan.

Ketika bantuan keamanan datang, Poirier diborgol tanpa perlawanan lebih lanjut. Ia bahkan memberi selamat kepada petugas dengan tos kepalan tangan.

"Anda melakukan pekerjaan yang hebat. Anda sudah melakukan apa yang Anda bisa," kata Poirier sebelum ditangkap atas dakwaan mabuk di fasilitas publik.

Setelah berita penangkapannya beredar, Poirier mengunggah pernyataan di Instagram. Ia mengaku sedang berusaha memperbaiki diri.

"Saya mencintai kalian semua. Saya sedang berusaha memperbaiki diri," tulis Poirier dikutip dari MMA Junkie.

Poirier juga mengakui bahwa meninggalkan dunia pertarungan tidak mudah. Alkohol bukanlah jawaban atas masalahnya.

"Saya berada di titik di mana saya membutuhkan bantuan. Meninggalkan dunia pertarungan bukanlah hal yang mudah bagi saya, dan alkohol bukan jawabannya," ujarnya.

>>> Adu Gaya BA Louis Vuitton: Gong Yoo hingga J-Hope BTS di Paris Fashion Week

"Alkohol sudah menghancurkan hidup ayah saya dan saya tidak akan membiarkannya menghancurkan hidup saya juga. Keluarga saya pantas mendapatkan kehadiran saya 100 persen," tutup Poirier.