Christina Ricci kembali berseteru dengan mantan suaminya, James Heerdegen, di pengadilan. Kali ini terkait dugaan sang aktris minum alkohol di dalam pesawat saat bepergian bersama putra mereka, Freddie.

Heerdegen mengajukan permohonan sidang darurat untuk mengubah pengaturan hak asuh. Ia mengklaim Freddie menghubunginya dan mengatakan bahwa Ricci minum alkohol selama penerbangan ke Kanada pada 16 Juni.

in1

>>> Prediksi Ceko vs Meksiko di Piala Dunia 2026: Peluang Tim Tamu

Namun, ketika berbicara dengan perwakilan hukumnya, Freddie menyatakan bahwa ia "bereaksi berlebihan" saat mengirim pesan teks kepada ayahnya.

Ia juga mengatakan bahwa deskripsi tentang konsumsi alkohol Ricci tidak seperti yang ia gambarkan sebelumnya.

Dalam dokumen pengadilan yang diperoleh TMZ, Freddie menambahkan bahwa ia "tidak takut untuk terus berada" dalam pengasuhan ibunya.

Heerdegen meminta agar Ricci menjalani tes alkohol, tetapi permintaannya ditolak oleh pengadilan. Pengadilan juga memutuskan bahwa catatan khusus terkait insiden ini harus tetap dirahasiakan dari publik.

>>> Polri Sita Bukti Impor HP Seken dari Penggeledahan Bea Cukai Sidoarjo

Keputusan itu diambil setelah pengacara Freddie menyatakan bahwa akses publik terhadap pernyataan dan catatan tersebut dapat membahayakan stabilitas kesehatan mental Freddie.

Perceraian Ricci dan Heerdegen memang berlangsung buruk.

Ricci mengajukan gugatan cerai pada 2020, dan setahun kemudian Heerdegen meminta perintah perlindungan terhadapnya dengan tuduhan penyalahgunaan alkohol dan zat adiktif.

>>> Barack Obama Akui Lebih Banyak Untung dari Pernikahan Dibanding Michelle

Saat mengajukan cerai, Ricci dilaporkan mendapatkan perintah perlindungan darurat setelah insiden di mana ia menuduh Heerdegen meludahinya. Pasangan itu resmi bercerai pada 2022.