6 Menu Restoran yang Kurang Worth It untuk Dipesan
Makan di restoran memang praktis dan menyenangkan, tetapi tidak semua menu layak dipesan.
Dilansir dari Yahoo via Detik Food (17/06/2026), berikut enam rekomendasi menu yang sebaiknya dipertimbangkan kembali karena dinilai kurang worth it.
>>> Polres Rote Ndao Selidiki Kapal Yacht Australia Tanpa Awak yang Terdampar
Menu Populer yang Disimpan Lama
Restoran cepat saji dan restoran besar sering menyiapkan menu terlaris lebih awal untuk memenuhi permintaan tinggi. Akibatnya, makanan bisa berada cukup lama di tempat penyimpanan.
Hidangan yang sudah lama disimpan, terutama yang mengandung mayones atau saus, berpotensi mengalami penurunan kualitas.
Memilih menu yang tidak terlalu populer justru lebih aman karena biasanya baru dibuat setelah dipesan.
Camilan Gratis Kurang Higienis
Keripik, kacang, pretzel, atau biskuit gratis di meja atau pintu masuk restoran dianggap kurang terjamin kebersihannya. Beberapa restoran tidak selalu mengganti sajian baru untuk setiap pelanggan.
Ada kemungkinan sisa camilan dikumpulkan kembali untuk digunakan pada kesempatan berikutnya. Lebih disarankan memesan makanan yang dibuat langsung di dapur.
Es Krim Kemasan Biasa
Banyak restoran non-spesialis menyajikan es krim kemasan biasa yang mudah ditemukan di supermarket.
Pelanggan harus membayar lebih mahal untuk produk yang sebenarnya bisa dibeli dengan harga murah di toko biasa.
>>> 15 Negara Uni Eropa Desak Pembentukan Pusat Migrasi di Luar Kawasan
Memesan dessert lain yang lebih khas akan terasa lebih sepadan, kecuali jika restoran tersebut membuat es krimnya sendiri atau menawarkan varian unik.
Pizza di Restoran Non-Spesialis
Pizza menggunakan bahan baku yang relatif murah tetapi sering dijual dengan margin keuntungan tinggi.
Kualitasnya di restoran non-spesialis terkadang hanya sedikit lebih baik dibanding produk beku yang dipanggang ulang.
Update Terbaru
Dani Olmo: Barcelona Tak Khawatir dengan Aktivitas Transfer Real Madrid
Jumat / 19-06-2026, 20:52 WIB
Umat Islam Dianjurkan Perbanyak Doa dan Dzikir Setelah Salat Tahajud
Jumat / 19-06-2026, 20:52 WIB
Regulasi Pemain Muda Super League Tak Dihapus, Hanya Dikonversi
Jumat / 19-06-2026, 20:50 WIB
Iran Protes ke FIFA Soal Pembatasan Persiapan Piala Dunia 2026
Jumat / 19-06-2026, 20:50 WIB
Prabowo Beri Dukungan Penuh untuk Indonesia Lolos ke Piala Dunia 2030
Jumat / 19-06-2026, 20:48 WIB
Wagub: Karnaval Budaya Pesparawi Nasional Cermin Keberagaman Bangsa
Jumat / 19-06-2026, 20:48 WIB
Erick Thohir Kurang Tidur karena Nonton 70 Persen Laga Piala Dunia
Jumat / 19-06-2026, 20:45 WIB
Toyota dan Nissan Peringatkan Pembeli Jepang Soal Cacat Cat Mobil Buatan AS
Jumat / 19-06-2026, 20:45 WIB
Wamen ESDM Targetkan 160 Ribu Saluran Gas Terealisasi pada 2027
Jumat / 19-06-2026, 20:44 WIB
Menteri PU Pastikan Sekolah Rakyat Tahap II Berfungsi Juli 2026
Jumat / 19-06-2026, 20:44 WIB
Dialog dengan Iran Tertunda, AS Kerahkan Jet Tempur ke Timur Tengah
Jumat / 19-06-2026, 20:44 WIB
Hard Lights Gandeng BEAUZ dan Solar State Rilis Lagu Mad World
Jumat / 19-06-2026, 20:44 WIB
Kementerian PU Targetkan 10 Ruas Tol Baru Beroperasi Desember 2026
Jumat / 19-06-2026, 20:40 WIB
AAUI: Pembukaan Selat Hormuz Berdampak Positif bagi Asuransi Marine Cargo
Jumat / 19-06-2026, 20:40 WIB






