Polres Rote Ndao tengah menyelidiki sebuah kapal yacht berbendera Australia yang ditemukan terdampar tanpa awak di pesisir Pantai Duile, Dusun Oesosole, Desa Faifua, Kecamatan Rote Timur, Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kapal bernama Balamara itu ditemukan pada Selasa (16/6/2026) dalam kondisi kandas di bibir pantai.

in1

>>> 15 Negara Uni Eropa Desak Pembentukan Pusat Migrasi di Luar Kawasan

Warga setempat heboh karena tidak ada nakhoda, anak buah kapal (ABK), maupun penumpang di dalamnya.

Aparat kepolisian bergerak ke lokasi setelah menerima laporan warga.

Dari pemeriksaan awal di dalam kapal tipe Adams Traditional 36 dengan nomor lambung AU-WWA072974 dan mesin Volvo Penta, petugas menemukan dokumen penawaran pembelian dan perjanjian jual beli.

Selain dokumen, polisi mengamankan barang bukti lain berupa satu unit GPS, tas berisi pakaian, satu bor listrik, dan satu unit televisi.

Garis polisi telah dipasang di sekitar area kapal untuk mengamankan tempat kejadian perkara.

Koordinasi Antarinstansi

Kapolres Rote Ndao AKBP Mardiono menyatakan pihaknya berkoordinasi dengan berbagai instansi terkait untuk mengusut latar belakang kapal dan awaknya.

>>> UE Tegaskan Dukungan untuk Ukraina dan Desak Rusia Gencatan Senjata

"Seluruh barang yang ditemukan telah diamankan untuk kepentingan penyelidikan," ujarnya, Rabu (17/6).

Polisi juga meminta masyarakat tidak mendekati area kapal demi kelancaran penyelidikan.

"Kami masih melakukan pendalaman terkait asal-usul pelayaran kapal ini, bagaimana bisa terdampar di wilayah Rote Timur, serta keberadaan nahkoda dan awak kapalnya," kata Mardiono.

Warga diimbau melaporkan informasi krusial mengenai kapal misterius tersebut.

"Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lokasi dan tidak melakukan penjarahan atau mengambil barang di atas kapal," tambah Mardiono.

Sejumlah personel Polsek Rote Timur masih disiagakan di lokasi.

>>> Ferrari Luce EV Laris di Thailand Meski Dikritik Desain

Polisi memastikan penanganan sesuai prosedur dan terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mengungkap fakta di balik keberadaan kapal tersebut.