Mobil listrik pertama Ferrari, Luce EV, mencatat lonjakan pemesanan yang pesat di Thailand setelah keran pemesanan dibuka sejak bulan lalu.

Kendaraan ini mengaspal di Thailand melalui Cavallino Motors selaku mitra resmi dengan harga mencapai 33,84 juta baht atau sekitar Rp18,3 miliar.

in1

>>> Olivier Giroud Bela Kylian Mbappe dari Tudingan Sifat Arogan

Nilai jual di Thailand jauh lebih tinggi dibandingkan dengan harga di pasar Eropa yang berada di angka Rp11,3 miliar.

Pengiriman perdana ke konsumen baru dijadwalkan mulai akhir tahun depan.

"Meski harganya lebih mahal dari Eropa, tetapi hal itu tidak mengurangi minat dari calon pembeli.

Malahan, daya tarik EV pertama Ferrari ini tampaknya justru menarik minat pembeli," tulis laporan media sumber.

>>> Dana Kelolaan Sucor AM Tembus Rp47,22 Triliun pada Kuartal I/2026

Tingginya antusiasme pasar ini sejalan dengan pernyataan pimpinan tertinggi Ferrari mengenai respons pasar global terhadap produk bertenaga baterai mereka.

"Kami melihat minat yang sangat kuat (terhadap Luce EV), termasuk dari pelanggan baru," kata Vigna, akhir bulan lalu.

Kondisi ini berbanding terbalik dengan penerimaan awal publik karena bentuk visual Luce EV dinilai telah meninggalkan karakteristik khas pabrikan.

>>> Mobil Listrik Jaecoo J5 EV Pangkas Biaya Operasional hingga 88 Persen

Sentimen negatif sempat menyebabkan saham Ferrari merosot sekitar 8 persen di bursa Milan.