Daur Ulang Bukan Jawaban: Temuan Ini Bisa Mengubah Segalanya
Kapal Plastic Odyssey telah berlayar keliling dunia selama tiga tahun, mencari solusi nyata melawan polusi plastik. Kini, kapal itu kembali ke perairan Prancis dengan membawa temuan yang mengejutkan.
Alih-alih membawa solusi ajaib, kru kapal justru menemukan kebiasaan sederhana yang bisa ditiru di mana saja.
>>> Menpora: Prabowo Dorong Pembentukan Akademi Olahraga dari SD hingga SMA
Mulai dari penggunaan kotak makan stainless steel di India hingga mangkuk daun palem yang ramah lingkungan.
Mesin dan Mikroplastik
Di dalam kapal, terdapat bengkel daur ulang yang dilengkapi berbagai mesin seperti agglomerator, mesin penghancur, ekstruder, dan mesin press.
Mesin-mesin ini mengubah sampah plastik menjadi produk baru yang tahan lama.
Simon Bernard, salah satu pendiri Plastic Odyssey, menjelaskan bahwa mendaur ulang kantong plastik menjadi papan dapat mengurangi pelepasan mikropartikel hingga 400 kali lipat.
Meski plastik tetaplah plastik, dampaknya bisa diminimalkan.
Selama perjalanan, tim mendokumentasikan sekitar 200 solusi yang sudah digunakan di pabrik lokal. Meski tidak sempurna, ide-ide ini layak dibagikan kepada pengusaha lain di seluruh dunia.
Konsumsi yang Diubah
Aroma kue gurih yang tercium di kapal berasal dari laboratorium pengolahan bahan mentah. Tim memproduksi sendiri pasta, granola, keju, dan yogurt di atas kapal.
Dengan membeli bahan dalam jumlah besar menggunakan wadah stainless steel atau katun, mereka hampir sepenuhnya menghilangkan plastik. Bernard menegaskan bahwa kualitas hidup mereka justru meningkat.
Di Nairobi, warga membeli susu dan minyak dalam jumlah kecil dari kios curah.
Model ini terbukti layak secara ekonomi dan ingin diterapkan di Prancis, dengan Bordeaux sebagai kota pertama.
>>> Pamapersada Nusantara Buka Lowongan Business Development Officer untuk Fresh Graduate
Update Terbaru
Portronics Aero 10: Power Bank 10.000mAh dengan Kabel Type-C Bawaan
Jumat / 19-06-2026, 20:55 WIB
OJK Setujui Dua Perusahaan Pergadaian Daerah Ekspansi ke Tingkat Nasional
Jumat / 19-06-2026, 20:55 WIB
Pakar UMY: Penghentian Sementara SPPG Momentum Perbaikan Tata Kelola MBG
Jumat / 19-06-2026, 20:55 WIB
Dani Olmo: Barcelona Tak Khawatir dengan Aktivitas Transfer Real Madrid
Jumat / 19-06-2026, 20:52 WIB
Umat Islam Dianjurkan Perbanyak Doa dan Dzikir Setelah Salat Tahajud
Jumat / 19-06-2026, 20:52 WIB
Regulasi Pemain Muda Super League Tak Dihapus, Hanya Dikonversi
Jumat / 19-06-2026, 20:50 WIB
Iran Protes ke FIFA Soal Pembatasan Persiapan Piala Dunia 2026
Jumat / 19-06-2026, 20:50 WIB
Prabowo Beri Dukungan Penuh untuk Indonesia Lolos ke Piala Dunia 2030
Jumat / 19-06-2026, 20:48 WIB
Wagub: Karnaval Budaya Pesparawi Nasional Cermin Keberagaman Bangsa
Jumat / 19-06-2026, 20:48 WIB
Erick Thohir Kurang Tidur karena Nonton 70 Persen Laga Piala Dunia
Jumat / 19-06-2026, 20:45 WIB
Toyota dan Nissan Peringatkan Pembeli Jepang Soal Cacat Cat Mobil Buatan AS
Jumat / 19-06-2026, 20:45 WIB
Wamen ESDM Targetkan 160 Ribu Saluran Gas Terealisasi pada 2027
Jumat / 19-06-2026, 20:44 WIB
Menteri PU Pastikan Sekolah Rakyat Tahap II Berfungsi Juli 2026
Jumat / 19-06-2026, 20:44 WIB
Dialog dengan Iran Tertunda, AS Kerahkan Jet Tempur ke Timur Tengah
Jumat / 19-06-2026, 20:44 WIB






