Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) tengah menata sejumlah ruas jalan di Kota Palangka Raya dengan menyediakan jalur khusus bagi pesepeda.

Kebijakan ini mendapat sambutan positif, terutama dari para pengguna sepeda yang merasa terbantu dengan adanya jalur tersebut.

in1

>>> Fayzullaev, Pencetak Gol Bersejarah Uzbekistan yang Tolak Julukan Messi Baru

Ketua Komunitas Hasi (Hakumpul Seli Palangka Raya) Palangka Raya, Noriko Yunanto, menyatakan apresiasinya terhadap upaya pemerintah provinsi.

"Kami pesepeda sangat mengapresiasi adanya jalur sepeda di jantung ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah, yakni Kota Palangka Raya yang diupayakan pemerintah provinsi," ujarnya, Jumat.

Noriko menambahkan, jalur sepeda dapat menjadi cerminan etalase kota yang ramah terhadap pesepeda.

Ia juga menyebut berbagai manfaat positif, seperti mendorong warga aktif bersepeda, mengurangi ketergantungan pada kendaraan bermotor, serta ramah lingkungan.

>>> Daur Ulang Bukan Jawaban: Temuan Ini Bisa Mengubah Segalanya

"Tidak semua kota memiliki jalur sepeda sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan serta Permenhub Nomor 59 Tahun 2020 tentang Keselamatan Pesepeda di Jalan.

Jadi kami sangat mengapresiasi ini," katanya.

Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar, telah menindaklanjuti hal tersebut dengan menginstruksikan perangkat daerah terkait untuk melakukan pembenahan.

Hingga saat ini, pengerjaan jalur sepeda mulai terlihat kembali, misalnya di kawasan Bundaran Besar Palangka Raya.

>>> Menpora: Prabowo Dorong Pembentukan Akademi Olahraga dari SD hingga SMA

Jalur khusus tersebut tampak di sejumlah ruas jalan, antara lain Jalan Imam Bonjol, Jalan Panjaitan, dan Jalan Brigjen Katamso.