Adhyaksa FC berencana memindahkan markas mereka ke Stadion Tuah Pahoe di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, menjelang kompetisi Super League musim depan.

Rencana ini ditandai dengan kunjungan langsung manajemen klub ke stadion, seperti dilansir dari Detik Sport.

>>> Alvin Bahar Targetkan Juara Nasional Kelima di Mandalika Festival of Speed 2026

Presiden Adhyaksa FC, Eko Setyawan, mengunjungi Palangka Raya untuk merealisasikan pembicaraan yang telah dijajaki bersama pemerintah daerah setempat.

"Kami datang ke Palangka Raya untuk menindaklanjuti pembicaraan yang sudah berlangsung dua tahun lalu dengan Pak Gubernur (Agustiar Sabran) terkait kerja sama pembangunan sepakbola di Kalimantan Tengah," kata Eko Setyawan.

Langkah ini diambil setelah adanya penilaian positif mengenai potensi besar talenta muda di Kalimantan Tengah.

"Saat itu beliau menyampaikan bahwa daerah ini memiliki banyak talenta muda yang berpotensi menjadi pemain profesional bahkan memperkuat Timnas Indonesia," sambung Eko.

Manajemen menekankan bahwa Adhyaksa FC dikelola secara profesional dengan rekam jejak solid dari kompetisi bawah.

"Kami datang dengan manajemen yang profesional. Adhyaksa FC lahir dari kompetisi amatir dan berhasil menembus kasta tertinggi sepakbola Indonesia dalam waktu empat tahun.

>>> Rodri Maafkan Tekel Keras Gavi di Latihan Timnas Spanyol

Kami ingin melanjutkan semangat yang pernah dibangun Kalteng Putra ketika tampil di Liga 1," jelas Eko.

Manajemen klub mengharapkan sinergi positif dari seluruh lapisan masyarakat dan pemerintah daerah di Kalimantan Tengah.

"Kami berharap perjuangan membangun sepak bola Kalimantan Tengah bisa mendapat dukungan dari semua pihak. Ini bukan hanya tentang sebuah klub, tetapi tentang masa depan sepakbola daerah," ungkap Eko.

Kehadiran klub di tempat baru diharapkan mampu memberikan dampak sosial yang luas di luar aspek pertandingan.

"Saya berharap sepak bola bisa menjadi tempat berkumpul keluarga, menjadi sarana wisata olahraga, dan tempat bersilaturahmi bersama teman maupun rekan kerja di stadion.

>>> Jesse Marsch Coret Alphonso Davies dari Laga Pembuka Kanada

Sepak bola harus menjadi milik semua masyarakat," tutup Eko.